Berita Pasuruan

Tujuan Pemkab Pasuruan yang akan Pindahkan 5 Kantor Dinas ini ke Komplek Perkantoran Raci Bangil

Pemkab Pasuruan berencana memindahkan empat kantor dinas yang berlokasi di Kota Pasuruan dan satu dinas di kompleks RSUD Bangil.

Tujuan Pemkab Pasuruan yang akan Pindahkan 5 Kantor Dinas ini ke Komplek Perkantoran Raci Bangil
surya.co.id/galih lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf (kaus dan topi merah) sesaat setelah memimpin kerja bakti ASN di Komplek Perkantoran Raci, Bangil, Selasa (14/01/2020). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan berencana memindahkan empat kantor dinas yang berlokasi di Kota Pasuruan dan satu dinas di kompleks RSUD Bangil tahun ini.

Kelima dinas itu nantinya akan dipindahkan ke dalam kawasan Komplek Perkantoran Raci Bangil.

Rencananya, pembangunan kelima dinas ini akan dimulai tahun ini.

Keempat dinas yang sebelumnya ada di Kota Pasuruan adalah Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Badan Keuangan Daerah (BKD), dan Badan Kepegawaian Dan Penndidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, ada juga Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KB-PP) yang sebelumnya berada di komplek eks RSUD Bangil dan rencananya juga akan dipindahkan ke Raci mulai tahun ini.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, pemindahan ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2016 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Ditandatanganinya PP tersebut adalah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, serta dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.

“Sebenarnya tahun 2019 lalu ada rencana kita bangun gedung di Raci ini, tapi kita alihkan untuk hal yang lebih prioritas,” kata Irsyad sesaat setelah memimpin kerja bakti ASN di Komplek Perkantoran Raci, Bangil, Selasa (14/01/2020).

Hal prioritas yang dimaksud adalah rehab gedung sekolah-sekolah di Kabupaten Pasuruan yang mengalami kerusakan.

Baik SD maupun SMP yang anggarannya mencapai kurang lebih Rp 15 Miliar.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved