Berita Bangkalan Madura

Tujuan KPK akan Pasang Alat ini di Sejumlah Hotel dan Restoran di Bangkalan Madura

Bupati Bangkalan RK Abd Latif memantau pengoperasian Tapping Box di kasir RM Bebek Rizky seusai launching alat perekam data transaksi usaha.

Tujuan KPK akan Pasang Alat ini di Sejumlah Hotel dan Restoran di Bangkalan Madura
surya.co.id/ahmad faisol
Bupati Bangkalan RK Abd Latif memantau pengoperasian Tapping Box di kasir RM Bebek Rizky seusai launching alat perekam data transaksi usaha, Selasa (14/1/2020). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merekomendasikan pemasangan Tapping Box dan Portable Data Terminal (PDT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di restoran ataupun rumah makan di Kabupaten Bangkalan.

Pemasangan alat perekam data transaksi usaha itu sebagai wujud pengawasan terhadap setoran pajak hotel dan restoran ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangkalan.

"Informasi yang kami terima, ada tujuh kabupaten sesuai temuan BPK bahwa kebocoran PAD dari rumah makan terlalu besar," ungkap pemilik RM Bebek Rizky Syukur Sabidin, Selasa (14/1/2020).

Rumah makan di kawasan pintu akses menuju Jembatan Suramadu itu menjadi lokasi Launching Pemasangan Tapping Box dan PDT sebagai Implementasi Optimalisasi PAD.

Tapping Box dan PDT dipasang di kasir dan langsung terhubung ke Dinas Pendapatan Kabupaten Bangkalan.

"Temuan itu direkomendasikan ke KPK, lalu dikirimlah Tapping Box. Ini harus dilaksanakan," jelasnya.

Selain unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangkalan, kesempatan itu dihadiri pemilik RM Sinjay dan RM Tera' Bulan.

Syukur menyatakan, awalnya para pengusaha keberatan karena beban pajak 10 persen dinilai terlalu besar. Kendatipun dibebankan kepada pengunjung.

"Apakah kami akan menaikkan harga menu atau bagaimana? Kami belum tahu, lihat perkembangan. Ini masih percobaan selama dua bulan," katanya.

Ia menambahkan, RM Bebek Rizky sejak buka selalu taat pajak meskipun besarannya tidak mencapai 10 persen.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved