Breaking News:

Berita Tulungagung

Terganjal Payung Hukum, Rumah Sakit Tipe D Campurdarat Tulungagung Molor Beroperasi

Karena ada persiapan dan proses pembuatan Perda dan Perbup, RSUD Campurdarat kemungkinan baru bisa beroperasi tahun 2021

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/David Yohanes
Puskesmas Campurdarat yang akan menjadi RS Tipe D 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Rencana meningkatan status Puskesmas Campurdarat menjadi rumah sakit (RS) tipe D terkendala perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK).

Dampaknya, rumah sakit yang seharusnya bisa beroperasi tahun 2020 ini, kemungkinan akan molor.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Bambang Triono mengatakan, karena berstatus rumah sakit umum daerah (RSUD), rumah sakit Campurdarat harus masuk dalam nomenklatur Pemkab Tulungagung.

Karena itu harus ada Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang secara spesifik mengaturnya.

“Karena ada persiapan dan proses pembuatan Perda dan Perbup, kemungkinan baru bisa beroperasi tahun 2021,” terang Bambang.

Dinkes sudah mengajukan Perda SOTK sebagai payung hukum, beroperasinya RS Campurdarat.

Dalam Perda itu, penyebutan status baru Puskesmas Campurdarat adalah UPTD RSUD Campurdarat dan berada di bawah Dinkes.

Saat ini rancangan Perda itu masih berada di Bagian Hukum Pemkab Tulungagung, selanjutnya dikirim ke DPRD Tulungagung untuk dibahas dan disahkan di rapat paripurna.

“Lama atau cepat Perda itu tergantung dari proses pembahasan yang ada di DPRD nanti,” sambung Bambang.

Bambang yakin, tahun 2020 ini Perda dan Perbup payung hukum RSUD Campurdarat bisa diselesaikan.

Saat ini bangunan fisik Puskesmas Campurdarat telah siap dioperasikan sebagai RS tipe D.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved