Berita Jombang

Pemicu Ratusan Santri dan Alumni Pesantren Shiddiqiyyah Demo Polres Jombang

Ratusan santri dan alumni Pesantren Shiddiqiyyah unjuk rasa di Mapolres Jombang.

Pemicu Ratusan Santri dan Alumni Pesantren Shiddiqiyyah Demo Polres Jombang
surya.co.id/sutono
Ratusan santri dan alumni Pesantren Shiddiqiyyah unjuk rasa di Mapolres Jombang, Selasa (14/1/2020). 

SURYA.co.id | JOMBANG - Ratusan santri dan alumni Pesantren Majma’al Bahrain Hubbul Waton Minal Iman Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur, berunjuk rasa di Mapolres Jombang, Selasa (14/1/2020).

Massa meminta polisi bersikap independen dalam menangani kasus dugaan perbuatan asusila oleh MSA (39), putra kiai ternama terhadap santriwatinya.

"Kami ingin menyampaikan aspirasi, semua persoalan hukum tidak boleh diintervensi secara negatif oleh pihak-pihak manapun," ujar M Sholeh, Humas Pesantren Shiddiqiyah.

M Sholeh juga mengatakan, unjukrasa merupakan bentuk keprihatinan atas maraknya publikasi negatif kepada MSA, yang merupakan tokoh kunci di Pesantren Majma’al Bahrain Hubbul Waton Minal Iman Shiddiqiyyah.

"Selama ini kami berdiam diri atas banyaknya postingan di media sosial dan pemberitaan yang tidak ada klarifikasinya kepada kami. Ini persoalan antarpribadi, tapi jadi konsumsi publik. Kasus ini kami bantah, karena tidak benar. Tapi kami ikuti proses hukum," terang Soleh.

M Sholeh mendukung Polres Jombang yang dianggapnya sudah bekerja profesional, sesuai prosedur.

Namun, dia meminta pihak-pihak yang tidak berkepentingan terhadap persoalan ini sebaiknya berdiam diri atau menahan diri.

Merespons hal ini,  Wakapolres Jombang Kompol Budi Setiono seusai menemui perwakilan pengunjuk rasa membenarkan, kasus dugaan asusila dengan tersangka MSA hingga kini masih dalam tahap penyidikan.

Tersangka MSA, sambungnya, sudah dipanggil dua kali untuk diminta keterangan.

Namun, tersangka tidak memenuhi panggilan polisi.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved