Laporan Khusus

Komunitas Bonek Korak, Terus Gelorakan Kebaikan Selama 6 Tahun

Tujuan awal didirikan Bonek Korak, murni ingin mengubah citra negatif Bonek yang selama ini ada dimasyarakat.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Cak Sur
Koleksi Bonek Korak
Santunan yatim piatu dalam acara ulang tahun Bonek Korak ke-6 tahun 2019 kemarin. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Bermula dari obrolan kecil di tempat tongkrongan sesama Bonek, akhirnya Axa Korak bersama rekannya yang lain mendirikan Bonek Korak pada 2013 silam.

Disampaikan Axa, tujuan awal didirikan Bonek Korak, murni ingin mengubah citra negatif Bonek yang selama ini ada dimasyarakat.

“Tujuan kami tidak ada yang lain, agar Bonek tidak di cap buruk atau anarkis. Dengan adanya komunitas juga bisa terkoordinir dan lebih kreatif serta positif,” terang Axa pada Surya, Senin (13/1/2020).

Ditambahkan Axa, perjalanan selama kurang lebih enam tahun ini, Bonek Korak terus tumbuh dan berkembangan. Tidak hanya dari sisi keanggotaan, aktivitaspun sama, semakin aktif melakukan kegiatan positif.

“Keanggotaan saat ini kurang lebih 200 orang, dari semua golongan, ada anak motor (CB), anak band dan musik, semua sama ‘Bonek’,” ucap pria yang saat ini menjadi pembina Bonek Korak tersebut.

Selain kumpul rutin di home base Jl Pulo, Wonokromo (warkop Jokowi depan Sekolah Budi Darma, red) dan kumpul sebelum setiap Persebaya berlaga.

Bonek Korak dijelaskan Axa, aktif melakukan kegiatan positif yang berdampak tidak hanya pada lingkup anggota Bonek Korak.

Seperti bagi-bagi takjil dan Sahur On The Road pada saat bulan puasa, menggalang dana untuk bencana alam, santunan pada anggota komunitas yang terkena musibah, maupun olahraga bersama setiap minggu sekali untuk merekatkan anggota.

“Kami juga rutin memberikan santunan pada panti asuhan area sekitar Kelurahan Wonokromo, Surabaya setiap Haul Komunitas (ulang tahun),” tegas Axa.

Sementara, tentang pengambilan nama “Korak”. Dijelaskan Axa, arti dari nama itu dalam bahasa Surabaya, brandal, tidak ada aturan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Korak yang dikenal orang terkesan negatif bisa kreatif, juga melakukan hal-hal positif,” tegas pria hobi sepak bola tersebut.

Untuk itu, selain melakukan kegiatan positif yang memiliki manfaat untuk orang lain, dalam tingkat keanggotaan, Bonek Korak juga melakukan pelatihan wirausaha, workshop sablon kaos.

Axa berharap, semua aktivitas positif yang sudah dilakukan olah komunitas Bonek diteladani dicontoh bersama-sama, sehingga kehadiran Bonek benar-benar memberi dampak positif bagi lingkungannya.

Jadi Tim Musafir di Musim 2020, Jika Persebaya Tak Bisa Main di Surabaya

“Semoga Bonek-Bonita bisa berpikir lebih dewasa dan lebih kreatif pada saat mendukung Persebaya Surabaya,” harap pria berdomisili di Surabaya itu.

Tak lupa, bagi tim kebanggaan, Persebaya Surabaya, setelah musim lalu sukses mengakhiri Liga 1 di posisi kedua, Axa berharap musim ini bisa meraih juara.

“Harapan tidak ada lain, kami ingin Persebaya musim ini Juara Liga 1,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved