Kecurigaan 'Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat' Purworejo, Viral: Kejawen, Mistis & Bayar Rp 3 Juta

Kecurigaan dari eks pengikut Keraton Agung Sejagat Purworejo yang sempat viral diungkap eks pengikut organisasi dipimpin Totok Santosa Hadiningrat itu

Kecurigaan 'Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat' Purworejo, Viral: Kejawen, Mistis & Bayar Rp 3 Juta
IST via TribunJateng
Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Batu Besar Tiba-tiba Muncul Pukul 3 Dini Hari 

SURYA.co.id | PURWOREJO - Kecurigaan dari eks pengikut Keraton Agung Sejagat Purworejo yang sempat viral diungkap eks pengikut organisasi yang dipimpin Totok Santosa Hadiningrat.

Kecurigaan itu terkait kegiatan yang dilakukan kelompok ini di malam hari, terkesan mistis, kejawen dan anggota yang ikut harus bayar seragam militer Rp 3 juta.

Salah satu eks pengikut Keraton Agung Sejagat adalah Sri Utami (40). Rumah perempuan ini tak jauh dari istana kerajaan Keraton Agung Sejagat.

Sri Utami membenarkan, Totok Santosa Hadiningrat atau yang kerap dipanggil Sinuhun oleh pengikutnya pernah menjadi pemimpin organisasi Jogjakarta Development Committe (JOGJA-DEC).

Totok mengklaim dirinya sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat atau yang mereka sebut sebagai World Empire.

Jogjakarta Development Economic Committe (DEC) adalah organisasi yang bergerak di bidang kemasyarakatan dan kemanusiaan.

Sri Utami sendiri pernah menjadi anggota dan ikut dalam organisasi yang di pimpin oleh Totok Santosa tersebut.

"Sekitar tiga tahun yang lalu, awal kegiatannya seperti membantu rakyat kecil.

Waktu terbentuk sudah ada bidang-bidangnya seperti pendidikan, sanitasi dan lain-lainnya," ujar Utami kepada Tribunjateng.com (grup SURYA.co.id), Selasa (14/1/2020).

Utami menceritakan jika ketika bergabung dalam DEC Dulu sempat ada iuran kartu anggota (KTA) sebesar Rp 15 ribu.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved