Berita Tulungagung

Kapolres Tulungagung Beri Hukuman Push Up ke Puluhan Anggota Bhabinkamtibmas, Ini Sebabnya

Puluhan anggota Bhabinkamtibmas mendapat hukuman push up dari Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia

Kapolres Tulungagung Beri Hukuman Push Up ke Puluhan Anggota Bhabinkamtibmas, Ini Sebabnya
david yohanes/surya
Sejumlah Bhabinkamtibmas yang dihukum push up oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, lantaran tak memakai atribut resmi saat bertugas. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Puluhan anggota Bayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) mendapat hukuman push up dari Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia. Mereka melakukan kesalahan, karena tidak mengenakan atribut resmi Bhanbinkamtibmas, serta peralatan lainnya, saat bertugas.

Peralatan lain yang biasa dibawa seorang Bhabinkamtibmas adalah jas hujan, senter dan pengeras suara. Namun, kebanyakan mereka dihukum karena tidak mengenakan helm standar Bhabinkamtibmas.

“Mayoritas tidak bawa helm Bhabinkamtibmas dan tidak membawa peralatan,” ujar Pandia, Selasa (14/1/2020) di GOR Lembupeteng.

Namun selain menghukum, Pandia juga memberikan penghargaan bagi Bhabinkamtibmas yang aktif sambang (mengunjungi) warga.

Bhabinkamtibmas paling aktif mendapatkan piagam dan uang pembinaan.

Sedangkan Bhabinkamtibmas yang dianggap malas sambang mendapat hukuman, dan menjadi bahan evaluasi Pandia.

Pandia juga melakukan penilaian kinerja Polsek jajaran yang paling sedikit mengunggah berita.

Polsek yang dianggap paling malas mendapatkan cinderamata berupa bendera tengkorak.

“Kami berikan bendera tengkorak untuk Polsek yang paling sedikit mengunggah berita, dan akan menjadi catatan kami,” tegas Pandia.

Selama ini, Polres Tulungagung mewajibkan Polsek jajaran mengunggah berita kegiatan lewat aplikasi Intelligence Media Management (IMM).

Selain untuk menyebarkan kegiatan Polsek jajaran, aplikasi ini sekaligus menghitung jumlah berita yang diunggah setiap Polsek.

Penilaian keaktifan mengunggah berita kegiatan in dilakukan setiap bulan.

“Jika selama tiga bulan berturut-turut tetap mendapatkan hasil yang kurang maksimal, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas akan dievaluasi,” ungkap Pandia.

Penghargaan Bhabinkamtibmas paling aktif sambang warga diperoleh Bripka Awang S Bhabinkamtibmas Desa Karanganom Kecamatan Kauman, Brigadir Hari Pujianto dari Desa Sumberingin Kidul Kecamatan Ngunut, dan Bripka Saiful Malik dari Desa Kedung Wilut Kecamatan Bandung.

Sedangkan indeks IMM paling rendah didapat Polsek Kota, Polsek Pucanglaban dan SPKT Polres Tulungagung

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved