Pilwali Surabaya 2020

Gerindra Sebut Enam Partai Siap Deklarasi Usung Machfud Arifin di Pilwali Surabaya 2020

Partai Gerindra siap menggalang koalisi besar di Pilkada Surabaya. Namun, kemungkinan besar koalisi tersebut tak melibatkan PDI Perjuangan.

Gerindra Sebut Enam Partai Siap Deklarasi Usung Machfud Arifin di Pilwali Surabaya 2020
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Gerindra menggelar uji visi dan misi kepada empat bakal calon yang mendaftar di Gerindra, Sabtu (11/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Gerindra siap menggalang koalisi besar di Pilkada Surabaya. Namun, kemungkinan besar koalisi tersebut tak melibatkan PDI Perjuangan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Surabaya, Soepriyatno menyebut sudah ada enam partai yang bergabung. "Sejumlah partai sudah komunikasi dengan kami. Ada sekitar enam partai," kata Soepriyatno ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Menariknya, Soepriyatno menyebut sejumlah partai tersebut menyebut telah tertarik pada calon yang sama. Koalisi ini ingin mengusung mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin.

Rencananya, keenam partai itu akan deklarasi dukungan kepada Machfud pada akhir Januari mendatang.

"Sekitar akhir Januari kami akan deklarasi bersama. Semua partai sudah komunikasi dengan baik dan akan memberikan dukungan ke Pak Machfud," ungkapnya.

"Kenapa begitu cepat? Sebab, sebelum ada Pak Machfud sudah ada enam partai yang bergabung. Nah,Begitu beliau masuk, tambah banyak partai yang ingin bersama. Semua sudah ngeklop dan tinggal deklarasi," kata Soepriyatno yang juga Anggota DPR RI ini.

Namun, Soepriyatno enggan menyebutkan partai mana saja yang bergabung dalam koalisi tersebut. Ia hanya memastikan bahwa di dalam koalisi tersebut kemungkinan besar tanpa PDI Perjuangan.

"Enam partai itu mana saja? Nanti kami sebutkan pada saat deklarasi. Yang pasti, PDI Perjuangan belum masuk," katanya.

Soepriyatno menjelaskan bahwa komunikasi lintas partai dengan Machfud begitu cair. Sebab, Machfud juga secara intens membuka komunikasi lintas parpol.

Menurutnya, mayoritas partai di Surabaya telah memiliki kesamaan visi dalam membangun Surabaya. Di antaranya, dengan keterlibatan partai politik dalam pengambilan keputusan.

"Sebelumnya, kita lihat apakah partai memiliki peran? Nah, kedepan partai harus lebih diberdayakan," terang Anggota DPR RI dari Dapil Jatim ini.

Sebab, sekalipun Surabaya telah menjadi salah satu kota terbesar di Indonesia, namun Kota Pahlawan masih menyisakan sejumlah persoalan. Misalnya, ketersediaan fasilitas umum untuk masyarakat.

"Surabaya seharusnya bukan hanya menyiapkan Ruang Terbuka Hijau saja. Namun, kepala daerah kedepan juga harus memperhatikan stadion, pelabuhan, dan memperdayahakan universitas yang ada dalam membangun Surabaya," katanya.

"Partai politik hingga akademisi yang ada di Surabaya harus dimaksimalkan untuk membangun Surabaya. Tujuannya, selain membangun kota yang cerdas, namun juga mengatasi problem yang ada seperti sampah dan bencana alam," tukasnya.

Sebelum Gerindra, memang telah ada PKB dan PAN yang juga memiliki ketertarikan pada Machfud. Bahkan, PKB menyebut pengurus Surabaya sudah mengusulkan nama mantan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin ini kepada DPP untuk mendapatkan rekomendasi.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved