Berita Blitar

Cara Unik Petugas Temukan kembali Puluhan Kayu Jati Curian di Blitar yang Raib saat Pengeringan

Kayu-kayu tersebut diduga hasil curian yang sengaja dititipkan di penggergajian tersebut.

Cara Unik Petugas Temukan kembali Puluhan Kayu Jati Curian di Blitar yang Raib saat Pengeringan
surya.co.id/imam taufiq
Petugas menunjukkan sejumlah kayu jati diduga hasil curian yang disimpan di tempat penggergajian. 

SURYA.co.id | BLITAR - Berkat kejelian petugas, kasus pencurian kayu jati di hutan berhasil diungkap.

Caranya, petugas mengambil bongkahan kayu jati yang tersisa di hutan kemudian mencocokkan dengan puluhan kayu yang disimpan di tempat penggergajian.

Kayu-kayu tersebut diduga hasil curian yang sengaja dititipkan di penggergajian tersebut. 

Namun, pencuri belum berhasil ditangkap, meski kayu curiannya sudah ditemukan.

Itu ditemukan di sebuah tempat penggergajian kayu milik Yono (46), warga Desa Slorok, Kecamatan Doko.

Informasinya, pelakunya adalah warga Dusun Precet, Desa Plumbangan, Kecamatan Doko atau dekat lokasi pencurian jati tersebut.

"Dari kasus itu, kami menyita 18 gelondong kayu jati (dengan ukuran masing-masing 3 meter). Kalau diuangkan, ya sekitar Rp 20 juta," kata Sarman, Wakil adm Perhutani Blitar.

Menurutnya, pencurian itu terjadi pada Sabtu (11/1) sore dan terungkap pada tiga hari kemudian, Selasa (14/1/2020) dini hari.

Pencurian sendiri terjadi di hutan jati Tembalang, Desa Plumbangan, Kecamatan Doko atau tepatnya di petak 67 E.

Tanaman jati itu sudah siap dipanen, bahkan sudah dikeringkan atau dikeret.

Halaman
12
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved