Senin, 4 Mei 2026

Berita Madiun

Polisi Tidak Menemukan Sidik Jari Para Pelaku yang Gondol Mesin ATM BMD Syariah Madiun

Berdasarkan rekaman CCTV kemungkinan pelaku lebih dari satu orang. Polisi menduga para pelaku profesional, karena

Tayang:
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Cak Sur

SURYA.co.id | MADIUN - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berisi uang tunai milik BMD Syariah Cabang Karang Malang, Jalan Surabaya - Madiun no 3, Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, raib dibawa kawanan pencuri, Senin (13/1/2019) dini hari.

Kapolsek Balerejo, AKP Suyanto mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV kemungkinan pelaku lebih dari satu orang. Selain itu pelaku diduga merupakan profesional, karena petugas sama sekali tidak menemukan sidik jari para pelaku di lokasi kejadian.

"Kemungkinan pelaku lebih dari satu orang dan kemungkinan profesional, karena tidak ada sidik jari di TKP, "kata Suyanto, ketika dikonfirmasi, Senin (13/1/2019) siang.

Dia menuturkan, pelaku berjumlah lebih dari satu orang mengendarai mobil jenis MPV berwarna abu-abu.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV, setelah berhasil membawa mesin ATM, pelaku kabur ke arah barat.

Masih menurut rekaman CCTV, para pelaku datang ke lokasi dua kali. Yang pertama, pelaku datang sekitar pukul 03.08 WIB, untuk memastikan situasi TKP aman.

Sekitar pukul 03.30 WIB, kawanan pelaku datang lagi. Sebelum melepas mesin ATM, pelaku mematikan lampu penerangan dengan cara mematikan meteran listrik.

Setelah lampu mati, kawanan pelaku masuk ke dalam ruang ATM dan merusak baut pengait mesin ATM yang sudah berkarat.

"Baut pengaitnya tinggal satu, jadi pelaku langsung merusak dan memutus kabel," katanya.

Sekitar 30 menit, pelaku berhasil membawa kabur mesin ATM berikut isinya dengan kendaraan roda empat.

Mesin ATM Berisi Uang Tunai di Madiun Raib Digondol Komplotan Maling, Aksi Para Pelaku Terekam CCTV

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti serta barang diduga milik pelaku yang tertinggal, di antaranya jam tangan (diduga milik pelaku), potongan kabel dan gembok.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus pencurian ini. Di antaranya memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved