Pilkada Serentak 2020

Partai Nasdem Usung Incumbent di Pilkada Ponorogo 2020. Bagaimana Daerah Lain?

Satu-satunya daerah yang rekomendasinya sudah turun adalah Ponorogo, di mana Nasdem sudah memastikan akan mengusung incumbent Ipong Muchlisoni.

Partai Nasdem Usung Incumbent di Pilkada Ponorogo 2020. Bagaimana Daerah Lain?
SURYA.co.id/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Foto dok - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekretaris DPW Nasdem Jawa Timur, Aminurokhman mengungkapkan sampai saat ini penjaringan Pilkada serentak 2020 di Nasdem masih sangat dinamis dan belum mengerucut ke salah satu nama.

Satu-satunya daerah yang rekomendasinya sudah turun adalah Ponorogo, di mana Nasdem sudah memastikan akan mengusung incumbent Ipong Muchlisoni.

Nasdem berani memutuskan lebih awal dibandingkan daerah lainnya karena di Ponorogo Nasdem bisa mengusung Paslon sendiri tanpa koalisi.

"Untuk daerah yang lain belum diputuskan, karena kita masih harus berkomunikasi dengan partai yang lain untuk membangun koalisi," ucap Aminurokhman, Senin (13/1/2020).

Walaupun di Ponorogo bisa mengusung sendiri, Anggota DPR RI ini mengatakan bahwa Nasdem tidak menutup koalisi dengan partai yang lain.

Sedangkan untuk Surabaya, Aminurokhman mengatakan DPD Nasdem Kota Surabaya sudah mengusulkan tiga nama yaitu, Vinsensius Awey, Hariyono, dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

Namun Aminurokhman mengatakan baru-baru ini ada tokoh lagi yang menjalin komunikasi dengan Nasdem yaitu Mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (purn) Machfud Arifin.

Wali Kota Pasuruan periode 2000-2010 ini mengatakan, Machfud sudah bertemu langsung dengan Ketua DPW Nasdem Jawa Timur yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Nasdem, Sri Sajekti Sudjunadi (Jeanette).

"Sudah komunikasi dan bertemu dengan ketua (Jeanette) ngobrol apa-apa saja yang harus dipersiapkan. Tapi masih tataran komunikasi," lanjutnya.

Aminurokhman menjelaskan Machfud memang tidak mengikuti pendaftaran di DPD Nasdem Kota Surabaya namun bukan berarti peluang Machfud untuk mendapatkan rekomendasi lantas tertutup.

"Kan bisa daftar lewat provinsi, ataupun DPP. Intinya Nasdem membuka diri kepada siapapun yang mau mengikuti mekanisme yang diterapkan Nasdem. Untuk hasil akhirnya gimana tentu ada referensi yang menjadi rujukan DPP," ucap Aminurokhman.

Terakhir, untuk Jember, walaupun Nasdem pada Pilkada 2015 menjadi pegusung Bupati Jember Faida, tapi sampai saat ini Nasdem belum menentukan apakah akan mengusung Faida lagi atau tidak.

"Secara normatif, Faida tidak mendaftar di tingkat kabupaten dan provinsi, sehingga peluangnya seperti apa itu masih ada tahapan lagi yang harus diikuti. Itu kewenangan DPP. Sedangkan DPD dan DPW cukup menjalankan garis partai," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved