Berita Pasuruan

DPRD Minta Investor di Kabupaten Pasuruan Belajar Dari Kasus Cimory Dairy Land

Dikatakan dia, kasus Cimory Dairy Land (CDL) yang beroperasi tanpa memiliki IMB dan AMDAL itu menjadi contoh yang buruk bagi investasi di Pasuruan.

surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan menutup proyek perluasan Cimory Dairy Land 

SURYA.co.id | PASURUAN - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengingatkan investor yang investasi di Kabupaten Pasuruan untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku.

Dikatakan dia, kasus Cimory Dairy Land (CDL) yang beroperasi tanpa memiliki IMB dan AMDAL itu menjadi contoh yang buruk bagi investasi di Pasuruan.

"Saya mengapresiasi langkah tegas tetapi tetap bijak yang dilakukan oleh pihak Satpol PP Kabupaten Pasuruan," kata Dion, sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (13/1/2020).

Ia meminta, kejadian ini diharapkan bisa menjadi pelajaran ke depan untuk investor agar lebih taat aturan dan memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan publik.

"Dan terpenting semua dilakukan dengan transparan untuk menghindarkan pihak-pihak yang mau bermain bermain di balik meja," urainya.

Dijelaskan dia, yang dimaksud bermain di balik meja adalah oknum yang denga sengaja ingin menghalalkan segala cara untuk bisa berinvestasi di Pasuruan tapi tidak mengikuti permainan dan aturannya.

"Ya pokoknya, yang gak baik dibetulkan, yang melanggar aturan ditertibkan, yang mengganggu lingkungan sekitar diperbaiki. Ini kami juga sedang siapkan perda untuk perketat investor agar tidak sembarangan," jelasnya. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved