Properti

Ciputra Group masih Konsentrasi Pengembangan Proyek yang Sudah Berjalan Tahun Ini

Pengembangan Ciputra Group Region 2 tahun 2020 ini masih belum ada rencana pengembangan lahan baru.

Ciputra Group masih Konsentrasi Pengembangan Proyek yang Sudah Berjalan Tahun Ini
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Sutoto Yakobus (paling kiri) di sela pameran foto My Flat World, karya D Agung Krispimandoyo, di Surabaya, Senin (13/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Pengembangan Ciputra Group Region 2 tahun 2020 ini masih belum ada rencana pengembangan lahan baru.

Mereka masih akan mengembangkan proyek-proyek yang sudah ada dan yang sudah direncanakan sejak tahun lalu.

Sutoto Yakobus, Senior Director PT Ciputra Development Tbk mengatakan, kondisi pasar properti di tahun 2020 diprediksi hampir sama dengan tahun 2019.

"Sehingga kami belum ada pengembangan rencana baru di tahun ini. Hanya akan merealiasi pengembangan di dua daerah yang sudah kami sampaikan di tahun lalu, seperti di kawasan Kedamean, Gresik dan Kota Malang," jelas Sutoto Yakobus, di sela pameran foto My Flat World, karya D Agung Krispimandoyo, di Surabaya, Senin (13/1/2020).

Diakui Sutoto, tahun 2019 lalu, pertumbuhan properti Indonesia hanya kisaran 10 persen. Hal sama juga diprediksi di tahun 2020 ini.

"Saya sendiri masih belum tahu pasti dan masih belum kami pelajari banyak, karena ini baru awal tahun, tapi feeling saya tahun ini dibanding tahun lalu masih belum bergerak banyak, pertumbuhan paling 10 persen," tambahnya.

Angka tersebut diharapkan bisa terdorong dengan adanya pemilu daerah (pilkada serentak) yang di Jawa Timur akan berlangsung di 19 daerah kabupaten dan kota, termasuk Surabaya dan Sidoarjo.

Karena saat Pilkada, diharapkan ada uang yang bergerak untuk berbagai kegiatan yang bisa menjadi modal masuk ke pasar properti. Terutama saat kampanye, dimana berbagi sektor diharapkan bisa terdorong.

Seperti sektor percetakan, makanan dan minuman, sewa venue kampanye dan lain sebagainya.

Meski tanpa proyek baru, Sutoto menegaskan bila Ciputra Group akan tetap mengembangkan produk baru.

"Kami akan rutin membuat klaster-klaster dan tipe baru saja, karena masih ada proyek pengembangan kawasan perumahan di Driyorejo akan kita teruskan, lalu di Kedamean Gresik yang juga belum dimulai, tapi rencananya kami mulai kuartal II/2020," jelasnya.

Sutoto menambahkan, melihat kinerja penjualan 2019, sejumlah proyek baik rumah maupun apartemen di Surabaya pasarnya tidak terlalu buruk, tetapi mampu mencapai target.

Hanya beberapa proyek seperti salah satu perumahan di Sidoarjo yang tidak capai target akibat banyak pembatalan pembelian.

"Justru pada 2019 yang tampak bagus dan suprise sekali penjualannya adalah proyek kami di Semarang. Ketiga proyek kami yakni BSB Citraland City Semarang, Citragrand Tembalang dan CitraSun itu semuanya bagus penjualannya," jelas Sutoto.

Bagusnya penjualan di Semarang tersebut diperkirakan karena banyaknya pengembangan industri yang mulai masuk di Semarang, termasuk relokasi industri sehingga peminat hunian di Semarang menjadi meningkat.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved