Berita Pamekasan

Seusai Duel, Keluarga Ali Mudin Lapor Dugaan Penganiayaan ke Polres Pamekasan

korban penganiayaan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pamekasan

Kuswanto Ferdian/TribunMadura.com
Keluarga Ali Mudin saat melakukan pelaporan ke SPKT Polres Pamekasan, Madura, Minggu (12/1/2020). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Keluarga Ali Mudin (50) warga Dusun Utara, Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura yang diduga menjadi korban penganiayaan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pamekasan, Minggu (12/1/2020) dini hari.

Berdasar informasi yang dihimpun TribunMadura.com, Ali Mudin diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Saipul Bahri (26) warga Dusun Tengginah, Desa Tebul Timur, Kabupaten Pamekasan.

Sebelumnya, kedua warga Kecamatan Pegantenan itu terlibat pertengkaran di Desa Tebul Timur, Sabtu (11/1/2020) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat pertengkaran tersebut, keduanya dirawat di Rumah Sakit berbeda di wilayah Pamekasan.

2 Pria Pamekasan Saling Duel, Luka Sayatan di Sekujur Tubuh Hingga Harus Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Saat ini, Ali Mudin sedang mendapat perawatan intensif di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Sedangkan Saipul Bahri dirawat di Rumah Sakit Umum Mohammad Noer Pamekasan.

Selain itu, Ali Mudin mengalami sejumlah luka serupa sayatan, di antaranya, mengalami luka serupa sayatan di bagian dahi sebelah kanan sepanjang 9 cm.

Luka di dahi bagian tengah serupa sayatan sepanjang 4 cm.

Luka serupa sayatan di pelipis di atas mata bagian kiri sepanjang 4 cm.

Luka di bagian pipi bagian kiri tepat di bawah mata sebelah kiri sepanjang 5 cm.

Luka di dada serupa sayatan di bagian kiri sepanjang 5 cm, dan luka di bagian punggung serupa sayatan sepanjang 10 cm.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved