Breaking News:

Pilbup Tuban 2020

Pemkab Tuban Ancam Baliho Bakal Calon Bupati 2020 yang Tak Berizin Diberedel, Berlaku Februari

Pemkab Tuban mulai bereaksi atas menjamurnya baliho bakal calon bupati (bacabup) atau bakal calon wakil bupati (bacawabup) pada Pilkada 2020.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Adrianus Adhi
SURYA/Sudarsono
Penertiban baliho bakal calon bupati Pilkada Tuban 2020, di perempatan jalan Pramuka, Senin (6/1/2020) 

SURYA.co.id | TUBAN - Pemkab Tuban mulai bereaksi atas menjamurnya baliho bakal calon bupati (bacabup) atau bakal calon wakil bupati (bacawabup) pada Pilkada 2020.

Baliho bacabup mulai bertebaran di sejumlah titik kota hingga pelosok desa.

Usai memberedel baliho yang berada di titik perempatan jalan pramuka, Senin (6/1/2020), Pemkab melalui Kesbangpol, Satpol PP, dan Dinas Perizinan mengumpulkan tim sukses para calon maupun seluruh partai politik.

Kepala Kesbangpol Tuban, Didik Purwanto mengatakan, baliho bakal calon bupati yang sudah terlanjur dipasang di sejumlah titik atau lokasi, maka pemiliknya diminta untuk segera mengurus perizinan.

Kemudian setelah itu juga harus membayar pajak reklame. 

Kesbangpol memberi waktu pihak pemasang baliho tiga minggu sampai akhir bulan Januari 2020, untuk mengurus perizinan.

"Kita beri waktu pemilik baliho atau tim sukses masing-masing bacabup-bacawabup hingga akhir Januari untuk mengurus perizinan," ujar Didik kepada wartawan, Minggu (12/1/2020).

Dia menjelaskan, apabila hingga awal Februari ditemukan baliho calon yang belum berizin, maka petugas tak segan untuk memberedel.

Hal itu dilakukan untuk menjaga marwah eksekutif, dan juga agar masyarakat tidak terganggu atas keberadaan baliho dengan ukuran besar yang menjamur. 

Pihaknya juga meminta agar semua bakal calon untuk mentaati aturan tersebut, karena baliho calon merupakan jenis reklame sesuai dengan Perda nomor 5 tahun 2011 tentang pajak daerah.

"Kita minta bakal calon untuk mematuhi aturan ini, jika hingga akhir Januari baliho tidak diurus izinnya, maka 1 Februari akan diberedel bersama Satpol PP," pungkasnya.

Sekadar diketahui, baliho yang terpasang di antaranya bergambar Amir Burhannudin kader PDI-P, Eko Wahyudi Ketua DPC Arus Bawah Jokowi, Agus Maimun Ketua Karang Taruna Jatim, dan H. Warih.

Selain itu juga ada baliho milik Gus Fredy putra mahkota Bupati Tuban H. Fathul Huda, Lindra Ketua DPD Partai Golkar Tuban, Imam kader Gerindra, dan Adi Widodo. (nok)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved