Berita Nganjuk

Dispendukcapil Nganjuk Terima 10 Ribu Keping Material EKTP, Optimis Kurangi Antrian 12 Ribu Orang

Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk mendapatkan material EKTP dari Kemendagri mencapai 10 ribu keping.

Dispendukcapil Nganjuk Terima 10 Ribu Keping Material EKTP, Optimis Kurangi Antrian 12 Ribu Orang
SURYA/Ahmad Amru Muiz
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk, Zabanudin 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Warga pemegang surat keterangan (Suket) KTP Elektronik (EKTP) di Kabupaten Nganjuk bisa bernafas lega. Ini setelah pekan lalu Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk mendapatkan material EKTP dari Kemendagri mencapai 10 ribu keping.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk, Zabanudin mengatakan, diterimanya 10 ribu keping material EKTP untuk Kabupaten Nganjuk diluar perkiraan di awal tahun 2020 ini. Karena biasanya setiap bulan Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk selalu menerima material EKTP sebanyak 500 keping saja.

"Awalnya perkiraan kami hanya akan mendapatkan material EKTP untuk bulan Januari 2020 sebanyak 2000 keping saja, eh ternyata mendapatkan 10 ribu keping, ya syukur Alhamdulillah bisa mengurangi jumlah pemegang suket EKTP sekitar 80 persen di Kabupaten Nganjuk," kata Zabanudin, Minggu (12/1/2020).

Dijelaskan Zabanudin, dengan sudah adanya material EKTP tersebut diharapkan warga pemegang Suket EKTP untuk datang sendiri kantor layanan Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk untuk mendapatkan EKTP asli. Warga tidak perlu mempercayakan atau mengikuti tawaran seseorang untuk menguruskan EKTP asli ke Kantor Dispendukcapil dengan imbalan uang. Ini dikarenakan tidak ada biaya sama sekali atau gratis untuk mendapatkan EKTP, termasuk KK dan Akta kelahiran.

"Makanya, kami imbau warga tidak perlu meminta seseorang menguruskan EKTP atau dokumen kependudukan lainya di kantor Dispendukcapil. Bahkan, jika ada seseorang yang meminta biaya menawarkan jasa menguruskan dokumen kependudukan bisa dilaporkan ke Polisi karena masuk percaloan," ucap Zabanudin.

Hanya saja, dikatakan Zabanudin, pihaknya mengharapkan warga yang menukarkan Suket EKTP tidak datang bersamaan dalam satu hari ke kantor layanan Dispendukcapil. Ini dikarenakan hingga kini jumlah pemegang Suket EKTP dari Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk jumlahnya mencapai sekitar 12 ribu orang.

Disamping itu, menurut Zabanudin, dalam sehari kapasitas pelayanan EKTP Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk saat ini mencapai maksimal 2.000 per hari. Dan itupun dipastikan pelayanan pencetakan EKTP hingga larut malam.

Memang, diakui Zabanudin, pihaknya bertekad untuk terus mengurangi daftar antrian EKTP di Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk. Karena setiap bulan jumlah pencari EKTP dengan ketersediaan material EKTP masih tidak seimbang. Untuk itu, pihaknya akan terus mengusulkan dan meminta tambahan material EKTP ke Kemendagri lebih banyak hingga seluruh daftar antrian EKTP di Kabupaten Nganjuk teratasi semuanya.

"Untuk itu, kami bulan depan akan kembali datang sendiri meminta dan mengambil material EKTP ke Jakarta sehingga diharapkan material EKTP di Dispendukcapil tidak selalu mengalami kekurangan," tutur Zabanudin.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk Fraksi Gerindra, Suprapto menyambut baik diterimanya material EKTP di Dispendukcapil yang jumlahnya mencpai 10 ribu keping bulan Januari 2020 ini. Hal itu diharapkan akan mengurangi jumlah pemegang Suket EKTP di Kabupten Nganjuk.

Disamping itu, tambah Suprapto, pihaknya berharap agar ketersediaan material EKTP di Dispendukcapil Kabupaten Nganjuk dalam jumlah mencukupi sehingga tidak lagi ada antrian EKTP dan diganti dengan Suket EKTP.

"Karena kami melihat selama ini keluhan dari warga yang disampiakan kepada DPRD Nganjuk dan melalui media sosial serta lainya terhadap pelayanan EKTP jumlahnya berjibun.

Dan kami berharap kondisi tersebut tidak lagi terjadi dengan diterimanya material EKTP dalam jumlah cukup banyak bulan ini," tutur Suprapto.

(aru/Achmad Amru Muiz)

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved