Berita Entertainment

Perubahan Teddy Setelah Satu Minggu Ditinggalkan Lina, Menangis Teringat Kebiasaan di Hari Jumat

Perubahan Teddy Setelah Satu Minggu Kepergian Lina, Menangis Teringat Kebiasaan di Hari Jumat

YouTube Surya Citra Televisi (SCTV)
Perubahan Teddy Setelah Satu Minggu Ditinggalkan Lina, Menangis Teringat Kebiasaan di Hari Jumat 

Teddy mengaku ponselnya diambil tim IT untuk dicek info-info data di dalamnya. 

"Saya datang ke kepolisian ini buat memperlancar semua proses penyelidikan. Biar cepet semuanya.

Dari kepala kepolisian minta data atau informasi emang bisa bantu proses ini biar cepet. 

Henpon diambil oleh tim IT buat di cek info-info data yang di dalamnya," terang Teddy dikutip dari Tribun Jabar, Jumat (10/1/2020). 

"Tadi malam sudah diberi tahu untuk datang lagi untuk dimintai keterangan dari polisi supaya cepat beres," ujar Tedy yang biasa mengenakan peci hitam.

Berikut fakta-faktanya. 

1. Teddy ditanya soal obat-obatan

Setelah autopsi jenazah Lina Jubaedah, mantan istri Sule, polisi juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan toksikologi atau pemeriksaan unsur kimia dalam tubuh Lina.

Toksikologi termasuk memeriksa kemungkinan ada racun di dalam tubuh Lina.

Untuk mengungkap hal ini, Jumat (10/1/2020), suami Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana kembali diperiksa polisi.  

Dia diperiksa sekira 4 jam lebih atau sejak datang sekitar pukul 13.00.

Seusai diperiksa, Teddy mengakui ditanya soal obat-obatan yang dikonsumsi istrinya.

"Pertanyaannya seputar perihal dari obat yang dikonsumsi, belum kesehariannya gimana terus dari pola makannya gimana. Itu baru beberapa pertanyaan yang masih simpel. Belum yang lainnya lagi," ujar Tedy di halaman Satreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Jawa.

Selama 5 jam ditanyai penyidik reserse umum, ia mengaku ditanya sekitar 15-16 pertanyaan.

"Baru 15-16 pertanyaan karena hari ini ada tahlilan hari ke-7. Besok-besok katanya bakal dihubungi lagi," kata Teddy.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengakui adanya pemeriksaan toksikologi. 

"Toksikologi itu kan tidak hanya soal racun saja. Tapi juga soal juga dari obat-obatan dan makanan yang dikonsumsi‎," kata Kombes Saptono Erlangga via ponselnya, Jumat (10/10).

Sementara terkait hasil autopsi, Saptono Erlangga memastikan akan selesai dalam 14 hari. 

Dia berjanji akan mengumumkan hasil autopsi itu.

"Tentu saja akan kami umumkan setelah rangkaian penyelidikan mulai dari olah TKP hingga autopsi jenazah selesai," ujar Saptono Erlangga.

Selama proses menunggu hasil autopsi yang akan diumumkan itu, berlaku azas praduga tak bersalah sehingga diharapkan tidak ada prasangka sebelum ada hasil penyelidikan.

"Itu kan tergantung asumsi orang. Toh hasil akhirnya ada pada kesimpulan akhir penyelidikan. Polisi bekerja profesional menangani hal ini," katanya.

2. Jumlah warisan Lina fantastis

Isu panas seputar harta warisan Lina pertama kali diungkap Rizky Febian, putra tertua Lina hasil pernikahan dengan Sule.

Saat itu Rizky Febian mengaku, Teddy tiba-tiba menghubungi dirinya untuk membahas soal warisan Lina.

Itu terjadi hanya beberapa hari setelah Lina meninggal dunia.

Sebelumnya Teddy tidak pernah menghubungi Fizky Febian.

Menjawab tudingan miring, Teddy akhinya membeberkan daftar warisan sang istri.

Lina yang meninggal pada 4 Januari 2020 itu meninggalkan warisan yang nantinya akan diberikan pada anak-anaknya.

Daftar warisan yang dimiliki Lina pun terbilang cukup fantastis.

Rincian warisan Lina pun diungkapkan oleh Teddy.

Teddy mengaku sudah menerima wasiat dari Lina terkait harta warisan.

Tak banyak yang tahu, Lina rupanya memiliki harta warisan yang berlimpah saat menikah dengan Teddy.

Harta warisan tersebut sudah diamanatkan Lina untuk diberikan kepada anak-anaknya, termasuk Rizky Febian dan Putri Delina.

Teddy pun hendak mengurus mengenai hal ini.

Ia ingin segera membicarakannya pada anak-anak Lina.

Teddy, Suami Lina Sesak Napas & Ingin Bunuh Diri saat Asuh Bayinya, Rizky Febian Mimpi Mama Nangis
Foto Kolase Teddy, Lina dan Rizky Febian (Tribun Jabar / Mega Nugraha dan Instagram @rizkyfebian)

Dilansir TribunnewsBogor.com dari laman Youtube Cumi Cumi, Teddy lantas membeberkan harta warisan yang ditinggalkan sang istri, Lina.

Diakui Teddy, Lina ini punya banyak bisnis properti berupa rumah dan salon.

Bahkan rumah yang kini ditempati Teddy saat ini pun merupakan rumah Lina.

"Paling ya rumah. Bunda Lina kan punya banyak properti, tanah sama ini (rumah).

Kemarin itu dapat yang atas nama bunda Lina sendiri itu salon di Panyawangan seharga Rp 1,4-1,5 M.

Terus rumah mut'ah di Panyawangan dari Kang Sule udah dikasihin ke bunda Lina," papar Teddy, Rabu (8/1/2020).

 Tak hanya rumah, Lina pun disebut memiliki harta warisan berupa tanah dan kos-kosan.

"Belum tanah-tanah properti yang ada di Pangalengan itu ada berapa hektar gitu.

Terus ada tanah di Cileunyi, ada tanah yang ada mata airnya, banyak. Terus ada kos-kosan 32 kamar," papar Teddy.

Kemudian, Teddy menyebutkan bahwa harta warisan tersebut nantinya harus diserahkan kepada anak-anak Lina dari pernikahannya bareng Sule, termasuk untuk Rizky Febian dan Putri Delina.

Hal tersebut sesuai amanat dari Lina sebelum meninggal dunia.

"Kemarin amanatnya itu saya harus sampaikan, ini buat teh Putri, Aa Iky sama adik-adik," ungkap Teddy.

"Nanti surat-suratnya itu saya kasihin ke Aa Iky sama Teh Putri juga," tambahnya.

Setelah Makam Lina Dibongkar, Teddy Berselisih Paham dengan Sule, 'Itu Mantan, Saya Keberatan'
Setelah Makam Lina Dibongkar, Teddy Berselisih Paham dengan Sule, 'Itu Mantan, Saya Keberatan' (Tribun jabar)

Setelah itu, Teddy pun mengaku akan membicarakan soal harta warisan dari Lina ini bersama anak-anak Sule, yakni Putri Delina dan Rizky Febian.

"Nanti kita rembukin ngobrolin sama Teh Putri dan Aa Iky," ujar Teddy.

Namun sang ibunda dan adik Lina merendah bahwa Lina ini tidak memiliki harta warisan yang banyak.

"Punya teteh, punya almarhum. Dia mah gak punya apa-apa. Punya toko material aja sama ruko yang ada di Banjaran," ujar ibunda dan adik Lina.

Menanggapi soal harta warisan yang dimiliki Lina dan siapa ahli waris yang berhak menerimanya, ahli hukum bernama Hendarsam SH memberikan tanggapan.

Menurutnya, yang dimakud harta gono-gini dan harta warisan adalah harta yang diperoleh selama menikah.

Sehingga suami pun bisa mendapatkan jatah harta warisan dan harta gono-gini.

"Suami berhak mendapat harta gono gini, itu dengan frame batasan selama mereka menikah.

Jadi harta yang didapatkan setelah pernikahan, baik itu dari suami atau istri, tidak melihat dari mana dan siapa yang menghasilkanharta.

Periode menikah daripada suami dan bu Lina ini sudah berapa lama. Ya disitulah harta gono gininya," papar Hendarsam.

Namun jika harta Lina tersebut sudah ada sejak sebelum menikah Teddy, maka tidak bisa disebut harta gono gini.

"Jadi kalau ada harta yang didapatkan oleh almarhum Lina sebelum menikah dengan Teddy itu tidak bisa dikatakan sebagai harta gono-gini," ucapnya.

Kemudian, harta warisan yang diperoleh Lina semasa hidupnya ini akan dibagikan kepada ahli waris yang merupakan anak-anak Lina.

Teddy Bantah Soal Visum hingga Kemungkinan Polisi Bongkar Makam, Berikut 6 Fakta Baru Kematian Lina
Teddy Bantah Soal Visum hingga Kemungkinan Polisi Bongkar Makam, Berikut 6 Fakta Baru Kematian Lina (Kolase Youtube Cumi Cumi dan Tribun Jabar)

Sang suami, Teddy juga termasuk ahli waris Lina.

Akan tetapi, peran Teddy sebagai ahli waris Lina ini terbatas selama mereka menikah saja.

"Kedua, atas harta-harta yang dimiliki oleh almarhum Lina selama masa hidupnya itu menjadi hak daripada ahli warisnya.

Ahli warisnya ini anak-anaknya. Suami juga termasuk elemen ahli warisnya. Tapi dia terbatas selama periode menikah saja," papar Hendarsam.

Lalu jika selama menikah dengan Teddy, Lina tidak menghasilkanharta apapun, maka Teddy pun disebut tidak berhak mendapatkanharta warisan sepeser pun dari Lina

"Jadi artinya kalau periode menikah mereka singkat itu tidak adaharta yang dihasilkan oleh almarhum Lina, makanya suami tidak dapat apa-apa," tandas Hendarsam.

3. Pengamatan pakar mikro ekspresi

Pakar ekspresi mengungkap Teddy Pardiyana, suami kedua Lina Jubaedah, masih menyembunyikan banyak informasi terkait mendiang istrinya.

Namun sang pakar memastikan Teddy tidak berbohong namun lebih banyak menunjukkan kecemasan seputar kematian Lina.

Di sisi lain ada sejumlah fakta yang dikorek polisi saat kembali memeriksa Teddy, Jumat (10/1/2020).

Pakar mikro ekspresi Poppy Amalya mencoba membaca ekspresi dan gerak tubuh Teddy saat wawancara yang dilakukan setelah pemakaman sang istri.

Poppy mengatakan bahwa ada perasaan sedih yang dialami Teddy terkait kematian Lina.

"Saat bicara memang kita lihat alis matanya mengalami penurunan, artinya dengan kondisi ini dia terlihat sedih," ujar Poppy dilansir dari Youtube RCTI Infotainment.

Namun dibalik kesedihannya tersebut, ada satu gerakan Teddy yang menarik perhatian Poppy.

Teddy terlihat mengusap hidung saat ditanya tentang pemakaman.

"Cuma pada saat dia bicara mengenai pemakaman, kita perhatiin dia mengusap hidungnya."

"Kalau usap hidung itu indikasi pertama dia gatel, gatel itu karena ada pipa kapiler yang ada di hidung itu terbuka, kenapa terbuka karena adrenalin naik," ujar Poppy.

Ternyata makna dari gerakan mengusap hidung adalah adanya kecemasan.

Poppy mengungkap bahwa Teddy merasa cemas saat ditanya soal pemakaman sang istri.

"Apakah tersebut merupakan indikasi orang itu berbohong atau tidak? Bukan berbohong tapi ada kecemasan."

"Mas Teddy ini dia menggaruk hidung karena ada kecemasan terkait dengan pemakaman," ujar Poppy.

Tak hanya soal pemakaman ternyata ada hal lain yang juga membuat Teddy cemas.

Faktor kedua yang membuat suami Lina ini cemas adalah tentang kata 'suami'.

"Kenapa dia cemas dengan pemakaman karena dia merasa, kalimat berikutnya yang berhak ini adalah suaminya."

"Bicara mengenai suaminya garuk-garuk lagi, berarti satu pemakaman yang membuat dia cemas yang kedua adalah kata suami," papar Poppy.

Menurut Poppy, ada pengalaman emosional yang dialami Teddy terkait dengan kata 'suami'.

"Pada saat suaminya dia dua kali 'saya' dia nunduk, kan yang berhak itu adalah 'saya' dia nunduk, sebagai suami."

"Pada saat saya dia nunduk, kalau nunduk itu artinya ada pengalaman emosional yang berkaitan dengan kata suami," ujar Poppy.

Dari hasil pengamatannya, Poppy menyimpulkan bahwa banyak informasi yang belum disampikan oleh Teddy.

"Berarti banyak informasi yang belum terinfokan," pungkas Poppy.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved