Pilbup Gresik
Gerindra dan Demokrat Usung Koalisi Maju saat Pilkada Gresik 2020, Berani Potong Leher kalau Korupsi
Partai Gerindra bersama Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan nama Koalisi Maju di Pilbup Gresik
Penulis: Willy Abraham | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id | GRESIK - Partai Gerindra bersama Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan nama Koalisi Maju. Dua partai ini sepakat bahwa siapa yang korupsi akan potong leher.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Gresik, dr Asluchul Alif bersama Ketua DPC Partai Demokrat Eddy Santoso dalam koalisinya.
Langkah ini merupakan suatu penegasan kepada masyarakat butuh perubahan di Kabupaten Gresik.
"Saya berani potong leher begitu juga dengan wakil siap potong leher jika terbukti korupsi. Ini sudah kesepakatan bersama," ujarnya.
Partai Gerindra sendiri memiliki perolehan kursi sebanyak 8. Sedangkan Partai Demokrat memiliki 4 kursi. Koalisi keduanya memiliki jumlah kursi 12. Sehingga sudah mampu untuk mengusung pasangan pada Pilkada Gresik 2020.
"Gerindra hanya butuh pemenuhan tiket dan hanya demokrat yang tidak mematok minta wakil," terangnya.
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Gresik, Eddy Santoso mengaku komunikasi dengan Partai Gerindra cukup intens. Bahkan tidak hanya di tingkat DPC.
"Secara kapasitas dan kapabilitas insya allah, syarat mnimal untuk mencalonkan juga sudah ada. Maju terus pantang mundur," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/partai-gerindra-dan-partai-demokrat.jpg)