Breaking News:

Pengakuan Zuraida Hanum Otaki Pembunuhan Hakim Jamaludin Ditanggapi Psikolog: 'Bukan Khilaf Lagi'

Alasan Zuraida Hanum membunuh sang suami, hakim Jamaludin dianggap tidak sesuai oleh pakar psikologi.

Editor: Musahadah
Tribunnews
Pengakuan Zuraida Hanum Otaki Pembunuhan Hakim Jamaludin Ditanggapi Psikolog: 'Bukan Khilaf Lagi' . Foto Kanan: Kenny, anak Hakim Jamaludin. 

SURYA.co.id - Pengakuan Zuraida Hanum otaki pembunuhan sang suami, hakim Jamaludin dianggap tidak sesuai oleh pakar psikologi. 

Zuraida mengaku nekat menghabisi suaminya, hakim Jamaludin karena khilaf atau gelap mata.

Pengakuan Zuraida ini diucapkan di depan Kenny Akbari Jamal, anak sulung Jamaludin dari istri pertama. 

Awalnya, Kenny mengaku tidak menyangka ibu tirinya tega menyewa dua pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa ayahnya.

"Kalau dari aku pribadi sih, nggak nyangka sih," ujar Kenny berbincang dengan Tribunmedan.com.

Pasalnya, sejauh amatannya saat dia berada di rumah, Kenny tidak pernah melihat ada pertengkaran hebat antara Jamaluddin dengan istrinya.

"Kalau ada aku di rumah pertengkaran yang hebat-hebat itu nggak ada," ujar Kenny.

Dia semakin merasa bingung atas keikutsertaan ibundanya dalam pembunuhan Jamaluddin karena secara finansial tercukupi.

"Makanya aku bingung, secara finansial cukup. Kok bisa terpikirkan sama bunda melakukan hal ini, gitu," tambahnya.

Saat Kenny menanyakan kepada bundanya, justru ibunya menyampaikan bahwa dirinya kilaf atau "gelap mata".

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved