Berita Tulungagung

BNNK Tulungagung dan Kantor Kemenag Mulai Uji Coba Wajib Tes Urine untuk Calon Pengantin

Kewajiban tes urine bagi calon pengantin ini adalah bagian dari pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN)

BNNK Tulungagung dan Kantor Kemenag Mulai Uji Coba Wajib Tes Urine untuk Calon Pengantin
SURYA.co.id/David Yohanes
Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Sudirman. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung mulai melakukan wajib tes urine bagi calon pengantin.

Kewajiban ini adalah buah nota kesepahaman antara Badan Narkotika Nasional Provinsi Jatim, dengan Kanwil Kemenag Jatim.

Menurut Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Sudirman, pelaksanaan nota kesepahaman itu dimulai di bulan Januari 2020 ini.

Sebagai langkah awal, Kantor Kemenag Tulungagung menunjuk Kantor Urusan Agama (KUA) Kedungwaru untuk percontohan.

“Dari hasil rapat BNNK dan Kantor Kemenag, KUA Kedungwaru ditunjuk karena faktor kedekatan saja. Biar memudahkan koordinasi,” terang Sudirman, Jumat (10/1/2020).

Kewajiban tes urine bagi calon pengantin ini adalah bagian dari pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN).

Kebijakan ini sebagai bagian untuk menciptakan generasi emas Indonesia tahun 2030.

Saat itu Indonesia mendapat bonus demografi, di mana usia produktif lebih mendominasi penduduk Indonesia.

“Generasi emas itu juga diciptakan dari orang tua yang bebas dari narkoba. Maka calon pengantin juga harus memastikan diri tidak terjerat narkoba,” ujar Sudirman.

Saat ini BNNK dan Kantor Kemenag masih membahas apakah yang mengeluarkan surat pengantar tes urine adalah kepala desa atau KUA.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved