Breaking News:

3 Pengakuan Anak Hakim Jamaludin Saat Tahu Aksi Keji Zuraida Hanum, Ungkap Sifat Asli Sang Ibu Tiri

Berikut 3 Pengakuan Anak Hakim Jamaludin Saat Tahu Aksi Keji Zuraida Hanum, Ungkap Sifat Asli Sang Ibu Tiri

Kolase Youtube Official iNews dan KOMPAS.COM/DEWANTORO
3 Pengakuan Anak Hakim Jamaludin Saat Tahu Aksi Keji Zuraida Hanum, Ungkap Sifat Asli Sang Ibu Tiri 

"Awalnya bingung, kalau melanggar kok posisi mayatnya di bangku nomor dua, bagus telentang gitu kan."

"Makanya aku bingung, mana ada orang kecelakaan kayak gini."

"Terus, gimana orang di depan kalau memang kecelakaan," ujarnya.

Sejak itulah, Kenny sudah menaruh curiga terhadap kematian ayahnya.

Dia justru mengira, kematian ayahnya disertai dengan motif lain, misalnya pencurian atau motif lainnya.

"Dari situ (kecurigaan tersebut) aku berasumsi ini sih bukan cuman kecelakaan, tapi sudah ada motif lain kayak gitu kan, entah pencurian kayak gitu kan atau segala macam gitu," tambahnya.

Walau sudah muncul kecurigaan dalam benaknya, Kenny tetap berpikir positif.

Termasuk terhadap pengakuan ibunya, Zuraida Hanum, sebelum ditangkap polisi.

Kebingungan Kenny muncul karena pengakuan ibunya yang tidak sesuai kenyataan.

"Pas Bunda kasih keterangan, aku bingung sih, kenapa keterangan Bunda nggak sinkron gitu. Sama kenyataan, berbeda semua yang dia omong kayak gitu," terang Kenny.

"Di situ sebenarnya sudah curiga, kok bunda omongnya gitu ya. Aneh ya, tapi mungkin walaupun gitu kan, dia juga tetap ibuku. Maksudnya, tetap positif thinking," ungkap Kenny. 

Nasib Harta Rp 48 Miliar Hakim Jamaludin

Jamaludin, hakim Pengadilan negeri (PN) Medan yang dibunuh istri bersama dua algojo meninggalkan harta Rp 48 miliar.

Harta ini lah yang sempat membuat sang istri Zuraida Hanum tak terima dicerai dan justru merencanakan pembunuhan berencana terhadap suaminya.  

Lalu, bagaimana nasib harta Rp 48 miliar setelah hakim Jamaludin meninggal?

Maimunah, calon pengacara yang akan mengurus perceraian Jamaluddin dan Zuraida Hanum menyebut adanya harta Rp 48 miliar itu diungkap Jamaludin pada Agustus 2019, saat diskusi terkait rencana perceraian.

Seperti dilansir dari Tribun Medan dalam artikel 'Jumlah Harta Hakim Jamaluddin Siap Dibagi ke Sejumlah Anak, Fakta Baru Setelah 3 Tersangka Ditangkap'

"Jadi waktu mau cerai itu dibilang pokoknya Rp 30 miliar itu berbentuk aset, dan Rp 18 miliar itu uang tunai," kata Maimunah kepada T r i b u n-Medan.com, Minggu (29/12/2019) lewat sambungan seluler.

Mengenai nasib harta Jamaludin ini, Maemunah belum bisa memastikan. 

Dia hanya menyebut, hakim jamaludin meninggalkan tiga anak, yakni dua anak dari istri pertama dan satu anak dari istri kedua Zuraida Hanum

"Saya belum bisa ngomong apa-apa sekarang berserah sama hukum. Hartanya ke anak pak Jamal dari istri pertama dua orang anak dari bu Zuraida juga 1 orang jadi 3 orang semua," katanya.

Terpisah. SR (inisial), salah satu kerabat hakim Jamaludin memastikan harta humas PN Medan ini akan dibagi kepada seluruh anak-anaknya.

Hal itu diucapkan SR saat ditemui usai menyaksikan prarekonstruksi perkara di rumah Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B No 22, Medan, Selasa (7/1/2020).

Sebelumnya, Maimunah, sosok perempuan yang didatangi Hakim Jamaluddin pada malam sebelum kematiannya, kembali membeberkan fakta mengejutkan.

Dalam keterangannya saat diinterogasi pihak kepolisian, Senin (16/12/2019) kemarin, terungkap bahwa Maimunah akan menjadi kuasa hukum hakim Jamaluddin untuk mengurus kasus perceraiannya dengan sang istri, Zuraida Hanum, di Pengadilan Agama Medan.

"Awalnya kami itu bertemu karena saya sedang mengurus perkara pada Agustus 2019 lalu, jadi di situ pertama kenal.

Baru setelah itu dia curhat kalau ada niatan mau cerai," jelas Maimunah saat ditemui Tribun-Medan.com di PN Medan, Selasa (17/12/2019).

Menurut dia, niatan cerai itu sudah disampaikan secara langsung oleh hakim Jamaluddin kepada istrinya, Zuraida Hanum.

Namun, Zuraida Hanum menolak cerai dengan alasan tidak ingin harta hakim Jamaluddin dibagikan kepada anak-anak dari istri yang pertama.

"Jadi saya semalam diperiksa di Polrestabes sampai jam setengah 1 malam. Saya bilang bahwa niatan cerai sudah disampaikan ke ibu (istri Jamaluddin) di bulan September,” ujarnya.

“Jadi pertemuan kedua pada 22 September 2019, dibilang bapak (Jamaluddin), kalau ibu tidak terima (cerai), karena bapak bilang ibu nggak mau harta tersebut dibagikan sama anak-anak dari istri yang pertama," ucap Maimunah menirukan ucapan hakim Jamaluddin ketika itu.

Dua bulan berselang, akhirnya hakim Jamaluddin merasa mantap untuk bercerai.

Niat itu pun disampaikan lagi kepada Maimunah pada pertemuan tanggal 26 November.

"Lalu terakhir ketemulah kami pada tanggal 26 November, tiga hari sebelum bapak meninggal.

Bapak bilang, “Saya enggak sanggup lagi, ceraikan saja”, katanya kayak gitu, daripada banyak kali dosa,” ucap Maimunah.

Melihat kebulatan tekad hakim Jamaluddin, Maimunah pun tak bertanya lebih jauh lagi.

Namun, Maimunah mengingatkan hakim Jamaluddin untuk mengesampingkan soal harta supaya proses perceraian tidak berlarut-larut.

“Ya udahlah kalau bapak udah niat untuk cerai, terserah bapaklah itu, yang penting kalau urusan harta nanti saja itu Pak, nanti lama kali cerainya, panjang kali perkaranya," kata tuturnya kepada hakim Jamaluddin.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved