Breaking News:

Berita Madiun

Pasca Ditemukan Kondom, Muncul Banner Berisi Larangan Ini di Sekitar Ruko PGM Kota Madiun

Selain larangan untuk membuang kondom, banner yang terpasang sejak Senin (6/2/2019) itu juga mengingatkan agar tidak berbuat mesum di lokasi

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Empat banner bertuliskan larangan membuang kondom dipasang di sekitar Ruko PGM, Kota Madiun 

Seorang penyewa ruko di PGM mengaku tak mengetahui siapa yang memasang banner yang berisi larangan dan ancaman tersebut.
Dia berharap pengelola tempat hiburan malam di ruko PGM lebih bisa menjaga ketentraman dan tidak menyediakan layanan prostitusi.

"Saya juga kaget kok banyak ditemukan kondom bekas," kata seorang penyewa yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyo, mengklaim bahwa kondom bekas yang ditemukan di Jalan Serayu Timur bukan berasal dari tempat hiburan malam.

Dia menduga kondom bekas tersebut berasal dari tempat sampah tak jauh dari lokasi penemuan.

"Kemungkinan kondom itu berasal dari tempat sampah. Mungkin ada yang mau buang ke situ, tapi tercecer," ujar Sunardi.

Dia mengatakan, telah memerintah anggotanya untuk mengecek lokasi penemuan kondom bekas yang berserakan di jalanan.

Namun, dari hasil pemeriksaan tidak menemukan aktivitas prostitusi di tempat hiburan malam itu.

Selain itu, masing-masing THM memiliki tempat sampah dan dibersihkan rutin setiap hari.

"Kami tidak punya bukti kalau di tempat itu ada aktivitas prostitusinya atau tidak," imbuhnya.

Sementara ketika terkait dengan izin operasional keempat THM itu, Sunardi enggan berkomentar.

Dia berdalih, itu merupakan kewenangan DPM-PTSP.

"Tanya ke DPM-PTSP aja," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved