Berita Ekonomi Bisnis

Bea Cukai Temukan Ribuan Batang Bolpoin Merek Palsu dari China Masuk Surabaya

Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai (DJPBC) Tanjung Perak menemukan ribuan batang bolpoin merek Standard palsu dari China masuk ke Surabaya.

Bea Cukai Temukan Ribuan Batang Bolpoin Merek Palsu dari China Masuk Surabaya
surya.co.id/ahmad zaimul haq
PULPEN BERMERK PALSU - Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi (tengah) menunjukkan barang bukti saat konferensi pers 'penindakan barang impor tiruan' di Terminal Petikemas Surabaya, Kamis (9/1/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai (DJPBC) Tanjung Perak menemukan ribuan batang bolpoin merek Standard palsu dari China masuk ke Surabaya melalui PT Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS).

Hal itu terungkap setelah bea cukai melakukan pemeriksaan secara fisik terhadap impor ballpoint tersebut.

Jumlahnya tidak main-main, yakni mencapai 858.240 batang yang dikemas dalam 298 karton.

Direktur Utama TPS, Dothy, menyampaikan bahwa TPS sebagai salah satu Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dalam Pelindo III Grup, sangat mendukung upaya pemerintah dalam mencegah masuknya barang-barang ilegal di area Pelabuhan Tanjung Perak.

Dothy juga menyampaikan bahwa salah satu upaya dari TPS adalah dengan melakukan integrasi online sistem dengan bea cukai, di mana barang yang keluar maupun masuk melalui TPS harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Bea cukai.

“Apabila Bea cukai melakukan pencegahan terhadap kargo terindikasi, maka pihak TPS tidak akan memberikan layanan pengambilan petikemas,” ungkapnya.

Selain menjaga integritas dengan mendukung regulasi dari DJBC, TPS juga selalu berinovasi seiring perubahan dinamis dalam perdagangan internasional dengan menerapkan gate automation untuk memperlancar arus ekspor-impor petikemas.

Beberapa inovasi TPS lakukan dalam rangka mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.

Di antaranya, penerapan gate automation juga termasuk strategi TPS dalam mendukung terwujudnya iklim investasi dan usaha yang lebih kondusif dengan memperlancar kegiatan ekspor – impor.

Hal ini sekaligus sebagai salah satu bentuk peran TPS dalam mendukung program pemerintah ease of doing bisnis.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved