Berita Malang Raya

Musim Hujan Mulai Datang, Waspadai Ancaman Demam Berdarah

Dinkes kota Malang mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman demam berdarah saat musim penghujan tiba.

Musim Hujan Mulai Datang, Waspadai Ancaman Demam Berdarah
pixabay
Ilustrasi nyamuk penyebab penyakit demam berdarah 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Dinas Kesehatan Kota Malang mengimbau agar masyarakat mewaspadai ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang biasa muncul saat musim penghujan.

Apalagi, musim penghujan kerap menjadi masa perkembangbiakan nyamuk aedes aegpty.

“Nyamuk aedes aegpty ini suka genangan. Nah di musim hujan ini banyak sekali genangan sehingga perkembangbiakan bisa lebih banyak,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, Rabu (8/1/2020).

Agar tidak sampai terserang DBD kata Husnul, ada langkah pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat di rumah. Salah satunya adalah menjaga kebersihan, tidak membiarkan ada genangan air serta tidak menumpuk sampah.

“Bisa dimulai dengan yang sudah dicanangkan Pemkot Malang yakni GASS (Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen),” ungkap dia.

Mengacu pada tahun lalu, angka DBD di Kota Malang masih cukup tinggi yakni 200 kasus dengan dua orang meninggal dunia. Kasus DBD paling banyak terjadi di Kecamatan Klojen dan Lowokwaru.

Husnul mengatakan Dinkes kini mulai rutin menggelar sosialisasi waspada DBD melalui 16 Puskesmas yang tersebar di 57 Kelurahan di Kota Malang. Ia berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif agar angka DBD di Kota Malang bisa turun.

“Jangan gantung baju juga, karena itu bisa jadi tempat perlindungan nyamuk,” pungkasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved