Berita Gresik
Banjir Luapan Kali Lamong di Cerme Kabupaten Gresik, Ada Sekolah yang Terpaksa Diliburkan
Tak cuma pemukiman warga yang tergenang, lahan pertanian hingga sekolah pun terdampak luapan Kali Lamong ini.
Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | GRESIK - Banjir luapan Sungai Kali Lamong kembali menggenangi beberapa desa di Kabupaten Gresik, Rabu (8/1/2020).
Sebelumnya, di awal tahun 2020, banjir menggenangi wilayah Kecamatan Balongpanggang, Cerme dan Benjeng.
Kali ini banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Cerme.
Tak cuma pemukiman warga yang tergenang, lahan pertanian hingga sekolah pun terdampak luapan Kali Lamong ini.
Bahkan, siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Dungus Kecamatan Cerme, tepaksa diliburkan.
"MI di desa saya diliburkan, sebeb sekolahnya tergenang air banjir," kata Sendi, anggota BPD Desa Dungus Kecamatan Cerme kepada SURYA.co.id, Rabu (8/1/2020).
Jalan desa dan lahan pertanian juga tergenang banjir, sehingga aktivitas warga terganggu.
"Lahan pertanian yang ada tanaman padi juga tergenang," imbuhnya.
Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Nur Maslicha, mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik sudah mengirimkan surat sekolah-sekolah untuk menyiapkan lingkungannya saat pergantian iklim.
Seperti saat musim hujan, sekolah diharuskan membersihkan lingkungan dan membantu korban bencana alam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jalan-raya-morowudi-kecamatan-cerme-tergenang-banjir.jpg)