Berita Surabaya
Anggota Dewan Kaget Ruang Kelas SDN Simomulyo VIII Surabaya Sempit dan Lesehan
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dyah Katarina meninjau ruang kelas lesehan di SDN Simomulyo VIII, Rabu (8/1/2020).
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dyah Katarina kaget melihat fasilitas ruang kelas di SDN Simomulyo VIII Surabaya, Rabu (8/1/2020).
Sebanyak 29 siswa berjubel, duduk lesehan di lantai yang dilapisi karpet.
Ruang kelas itu berukuran 2,5 x 4 meter. Antarsiswa duduk berimpitan.
"Bagaimana adik-adik belajar sambil lesehan," sapa Dyah, politisi PDIP begitu tiba di ruang kelas sempit.
Istri mantan wali kota Surabaya Bambang DH ini tidak menyangka mendengar jawaban murid.
Mereka malah merasa senang duduk di karpet. "Ya agak sempit tidak papa," ucap Davin.
Dyah yang juga bakal calon wali kota dari PDIP ini ingin mengecek sendiri kondisi kelas di sekolah milik Pemkot Surabaya itu.
Sebelumnya ada aduan dari wali murid kalau siswa SD Simomulyo tidak menempati ruang kelas ideal.
Dyah pun mencari penyebab sehingga kondisinya demikian.
Ruang kelas itu ditempati siswa kelas IIIa dan IIIb sehingga gantian. Ada yang masuk siang.
"Ada baiknya memang masuk pagi semua agar pikiran fresh," kata Dyah.
Perempuan alumnus Unair ini meminta Pemkot agar lebih dulu menyiapkan sarana dan prasarana memadai sebelum menerima siswa baru.
SD tersebut tergolong banyak siswanya setelah dimerger.
Sidak Dyah ke sekolah itu ditemui Kepala SDN Simomulyo VIII Bambang Setia Budi.
"Ada dua ruang kelas yang memang belum jadi saat sekolah ini direnovasi total," kata Bambang.
Namun ruang kelas yang tak kelar itu lebih karena di saat yang bersamaan ada kelas yang rusak yang lebih mendesak.
Dana pun dialihkan ke kelas ini. Akibatnya ruang kelas baru tertunda penuntasannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/anggota-komisi-d-dprd-surabaya-dyah-katarina-meninjau-sdn-simomulyo-viii.jpg)