Berita Tuban

Selama 2019 Kejari Tuban Ungkap 3 Korupsi Dana Desa, Segini Nilai Kerugian Negara

Dari keseluruhan kasus tersebut, tiga di antaranya korupsi dana desa dan satu korupsi bantuan sosial ternak hewan.

Selama 2019 Kejari Tuban Ungkap 3 Korupsi Dana Desa, Segini Nilai Kerugian Negara
surya.co.id/sudarsono
Kejari Tuban ungkap kasus korupsi selama 2019. 

SURYA.co.id | TUBAN - Kejaksaan Negeri Tuban melakukan empat ungkap kasus korupsi selama 2019.

Dari keseluruhan kasus tersebut, tiga di antaranya korupsi dana desa dan satu korupsi bantuan sosial ternak hewan. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, Bambang Dwi Murcolono mengatakan, tiga kasus korupsi terjadi di Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Desa Gelondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Desa Sendangrejo, Kecamatan Parengan dan kasus penggelapan bantuan ternak sapi Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan.

"Ada empat kasus korupsi yang kita tangani tahun ini," ujar Bambang kepada wartawan, Selasa (7/1/2020).

Dia menjelaskan, empat kasus korupsi tersebut melibatkan Siti Ngatina Kepala Desa (Kades) Mojoagung, Kecamatan Soko, Tuban bersama suaminya, Haji Makmur.

Keduanya ditetapkan tersangka karena terlibat kasus korupsi terkait penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) di tahun 2017, dengan nilai kerugian negara sekitar Rp 207 juta.

Lalu, kasus korupsi alokasi dana desa di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban pada 2016, yang dilakukan Kastur tak lain kades setempat, kerugian negara sekitar Rp 100 juta.

Berikutnya, kasus korupsi penyalahgunaan dana desa dan alokasi dana desa di Desa Sendangrejo, Kecamatan Parengan, Tuban pada tahun 2016-2017.

Dalam kasus itu ditetapkan pelaku berinisial HS warga desa setempat, dan kerugian negara sekitar Rp 318 juta.

Terakhir, korupsi penggelapan Bantuan Sosial hewan ternak sapi dengan pelaku Ismoyo (60) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan, Tuban.

Akibat perbuatannya tersebut negara mengalami kerugian sekitar Rp 53 juta.

"Kasus ini sudah inkrah, jadi kita sudah tidak punya tanggungan. Kerugian dari korupsi dana desa yaitu Rp 625 juta, itu belum kasus bantuan ternak," terangnya.

Diketahui, dari empat perkara tindak pidana korupsi tersebut, Kejari Tuban menyelamatkan uang negara senilai Rp 406 juta, rinciannya Rp150 juta dari eksekusi denda dan Rp 256 juta uang pengganti.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved