Dijaga TNI hingga Kerahkan 600 Personel & Kapal Perangnya, Berikut Kekayaan Alam di Laut Natuna

Dijaga Ketat oleh TNI hingga Kerahkan 600 Personel & Sejumlah Kapal Perangnya, Berikut Kekayaan Alam di Laut Natuna

Kolase Tribunnews dan instagram puspentni
Dijaga TNI hingga Kerahkan 600 Personel & Kapal Perangnya, Berikut Kekayaan Alam di Laut Natuna 

SURYA.co.id - Sederet insiden menegangkan terjadi di laut Natuna baru-baru ini

Mulai dari kapal coast guard China yang memasuki wilayah laut Natuna hingga akhirnya diusir oleh kapal perang KRI Tjiptadi 381

Lalu, TNI menindaklanjutinya dengan mengirim kurang lebih 600 personel dan sejumlah mesin perang ke wilayah tersebut

Di balik insiden itu semua, ternyata Laut Natuna menyimpan beragam kekayaan alam

Usut punya usut, pencurian ikan di Natuna marak dilakukan kapal asing gara-gara potensi sumber daya ikan di Laut Natuna menggiurkan.

Melansir dari kkp.go.id, untuk per tahunnya potensi sumber daya ikan Natuna sebesar 504.212,85 ton atau sekitar 50 persen dari potensi WPP 711.

Namun dari banyaknya sumber daya tersebut, hanya 80 persen saja jumlah tangkapan yang diperbolehkan, yakni sekitar 403.370 ton.

Tak hanya itu, beberapa jenis ikan di Kabupaten Natuna yang potensial untuk dikembangkan antara lain ikan dari jenis kerapu-kerapuan.

Seperti tongkol, teri, tenggiri, ekor kuning, selar, kembung, udang putih, udang windu, kepiting, rajungan, cumi-cumi dan sotong.

Selain sumber daya ikannya, Laut Natuna juga menyimpan cadangan minyak dan gas (migas) yang besar.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved