Breaking News:

Berita Tulungagung

BNNK Tulungagung Rehabilitasi 60 Pecandu Narkoba pada 2019, 4 Orang Dirujuk ke RSJ

Selama 2019, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung telah merehabilitasi 60 pecandu narkoba

david yohanes/surya
Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Sudirman, saat memberikan keterangan tentang pecandu narkoba Tulungagung yang direhabilitasi. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Selama 2019, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung telah merehabilitasi 60 pecandu narkoba. Dari jumlah itu, empat di antaranya menjalani rehabilitasi di rumah sakit jiwa (RSJ), karena sudah pada tahap mengalami gangguan kejiwaan.

Sementara 20 orang pecandu menjalani proses rehabilitasi di tiga fasilitas kesehatan di Tulungagung. Masing-masing di RSUD dr Iskak lima orang, Puskesmas Bangunjaya Pakel 5 orang dan RS Satiti 10 orang.

“Menurut asesmen yang kondisinya parah dan perlu diperlakukan khusus akan dikirim ke RSJ Lawang Malang dan RSJ Menur Surabaya,” terang Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Sudirman, Senin (6/1/2020).

Sedangkan 36 pecandu dengan skala ringan hingga sedang menjalani rawat jalan di BNNK Tulungagung.

Sudirman menyebut empat orang yang menjalani rehabilitasi di RSJ adalah pecandu sabu-sabu.

Secara umum, pecandu sabu-sabu yang masuk kategori berar, semuanya mengonsumsi sabu-sabu dan ekstasi.

Sedangkan pecandu skala ringan hingga sedang, mayoritas mengonsumsi pil dobel L, alkohol, kecubung dan ngelem.

Pada 2018 lalu ada pula pecandu tembakau gorila yang masuk kategori ringan hingga sedang.

BNNK Tulungagung juga melibatkan Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI), jika menyangkut pecandu anak-anak.

“Jumlah pecandu yang kami rehabilitasi tangani tahun 2018 juga sama, sebanyak 60 orang. Karena memang kuota kami memang segitu,” sambung Sudirman.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved