Kesehatan

Anak Berlebihan Main Game? Bisa Jadi Tanda Gangguan Jiwa Gaming Disorder, Ini Gejalanya

Gaming disorder adalah perilaku bermain game yang tidak terkendali sehingga dapat mengganggu minat dan aktivitas sehari-hari. Waspadailah.

Anak Berlebihan Main Game? Bisa Jadi Tanda Gangguan Jiwa Gaming Disorder, Ini Gejalanya
Kolase KOMPAS.com/Bill Clinten dan indianexpress.com
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Industri game online pada gawai semakin berkembang. Pengguna dari kalangan anak-anak pun terus bertambah.

Mereka bisa betah berjam-jam menatap layar ponsel untuk bermain game. Akhirnya, muncullah istilah gaming disorder.

Gaming disorder adalah perilaku bermain game yang tidak terkendali sehingga dapat mengganggu minat dan aktivitas sehari-hari.

Dokter spesialis kesehatan jiwa RSUD Dr Soetomo, dr Yunias Setiawati SpKJ(K) mengatakan, gaming disorder kini telah dimasukkan ke dalam klasifikasi penyakit internasional keluaran terbaru (ICD-11).

Bahkan, ia menyampaikan, gangguan yang disebabkan oleh gaming disorder dan kecanduan gadget lain mulai meningkat dalam enam bulan terakhir.

"Di RSUD Dr Soetomo, bahkan setiap minggu ada dua sampai tiga pasien baru masuk dengan gangguan yang sama," kata Yunias.

Lanjutnya, biasanya orangtua datang memeriksakan anaknya karena gangguan belajar. Setelah digali, ternyata sang anak kecanduan bermain ponsel.

"Biasanya, gaming disorder banyak terjadi pada usia anak-anak, khususnya saat duduk di sekolah dasar," ungkap psikiater anak dan remaja ini.

Lebih lanjut, Yunias menyebut, orang yang menderita kelainan tersebut akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bermain game.

"Mereka punya ikatan emosional yang erat dengan kebiasaan ini. Selain itu, gaming disorder membuat aktivitas bersosial penderita menjadi terputus," Yunias menerangkan.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved