Berita Nganjuk

Wabup Nganjuk Sidak ke Daerah Terdampak Banjir di Kecamatan Rejoso, Ini yang Ditemukan

Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, melakukan sidak ke daerah terdampak banjir di Kecamatan Rejoso.

ahmad amru muiz/surya
Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, saat melakukan sidak ke Sungai Rejoso yang melintasi tiga desa di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk yang sempat menimbulkan genangan banjir. 

SURYA.co.id | NGANJUK - Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, melakukan sidak ke daerah terdampak banjir di Kecamatan Rejoso. Dalam sidak di Sungai Rejoso itu, Marhaen temukan sungai dangkal dan banyak tanggul longsor sebabkan potensi kerawanan banjir.

"Kondisi seperti itu cukup rawan terjadi banjir bila turun hujan lebat dan debit air sungai meningkat. Kami akan segera melakukan pengerukan sungai dan perbaikan tanggul longsor," kata Marhaen, Jumat (3/1/2020).

Marhaen menuturkan melihat tingginya curah hujan di Kabupaten Nganjuk sekarang ini menjadi perhatian dan kewaspadaan Pemkab Nganjuk. Ini dikarenakan banyak wilayah terutama di sekitaran aliran Sungai Widas di wilayah utara dan Sungai kuncir di wilayah selatan yang memiliki potensi menyebabkan banjir.

Pemkab Nganjuk melalui BPBD Nganjuk terus berupaya memberikan sosialisasi kepada warga untuk mewaspadai kondisi hujan dan datangnya bencana alam.

Warga harus secepatnya meninggalkan rumah atau lokasi bilamana melihat ada tanda-tanda bakal terjadi musibah banjir ataupun tanah longsor terutama di daerah tebing perbukitan.

"Tentunya kami tidak ingin ada warga Nganjuk yang menjadi korban bencana, makanya kewaspadaan dan kehati-hatian harus ditingkatkan dimusim penghujan seperti sekarang ini," ucap Marhaen.

Seperti diketahui, sebelumnya BPBD Nganjuk mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan sekarang ini.

Hal itu dimaksudkan agar masyarakat Kabupaten Nganjuk selalu siap siaga menghadapi datangnya bencana secara tiba-tiba untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.

Kepala Bidang Pencegahan/Mitigasi dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Nganjuk, Nugroho menjelaskan, Pemkab Nganjuk telah mengeluarkan surat imbauan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan tahun 2019-2020.

Seluruh Camat hingga Kepala Desa di Kabupaten Nganjuk diharapkan untuk senantiasa memberikan sosialisasi kepada warga terkait kewaspadaan terhadap datangnya bencana.

"Untuk itu, kami berharap sosialisasi imbauan tersebut sudah dilakukan secara terus menerus kepada warga mengingat datangnya musim penghujan sekarang ini cukup ekstrim," kata Nugroho.

Dijelaskan Nugroho, sejumlah imbauan dalam menghadapi bencana diantaranya diimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan lebat dengan durasi lama yang berpotensi mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Selain itu, masyarakat diimbau mewaspadai datangnya hujan lebat disertan datangnya angin kencang atau puting beliung.

"Musibah angin kencang itu sendiri telah terjadi di Nganjuk sejak memasuki musim penghujan awal bulan Desember ini hingga mengakibatkan sejumlah rumah warga ambruk dan rusak," tutur Nugroho.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved