Berita Sumenep

Tambah Frekuensi Penerbangan Perintis Sumenep-Pagerungan, Pemkab Akan Koordinasi Kemenhub

Calon penumpang bahkan harus memesan lebih dulu agar bisa naik pesawat perintis dengan masa tunggu dua hingga tiga minggu.

surya.co.id/m rivai
Bandara Trunojoyo Kabupaten Sumenep 

SURYA.co.id | SUMENEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura berencana menambah jam penerbangan perintis rute Sumenep - Pagerungan dari sekali dalam seminggu menjadi dua kali seminggu di tahun 2020.

Penambahan frekuensi penerbangan ini segera dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Maklum saja, load factor penerbangan rute Sumenep - Pagerungan di tahun 2019 cukup tinggi.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menuturkan, sesuai hasil koordinasinya dengan Otoritas Bandara Trunojoyo, rute penerbangan perintis Sumenep - Pagerungan ini berpotensi dikembangkan.

"Kami akan minta Kementerian Perhubungan menambah frekuensi penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep - Pagerungan," tuturnya, Kamis (2/1/2019).

Setiap kali terbang, jumlah penumpang pesawat perintis tersebut selalu penuh, di kisaran 10 - 12 orang.

Bahkan, calon penumpang bahkan harus memesan lebih dulu agar bisa naik pesawat perintis dengan masa tunggu dua hingga tiga minggu.

"Pada tahun 2019, jika tiket itu pesan sekarang, berangkatnya baru bisa dua hingga tiga pekan lagi," ucapnya.

Atas nama Pemkab Sumenep ini katanya, optimistis kondisi pada 2019 akan terulang pada awal tahun 2020 ini.

"Oleh karena itu, kami akan meminta Kemenhub menambah frekuensi penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep - Pagerungan pada tahun ini," kata Achmad Fauzi.

Orang nomer 2 di lingkungan Pemkab Sumenep, Achmad Fauzi berjanji akan segera berkoordinasi dengan Otoritas Bandara Trunojoyo untuk membahas keinginan penambahan frekuensi penerbangan pesawat perintis di jalur Sumenep - Pagerungan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved