Berita Mojokerto

BPBD Kabupaten Mojokerto Mewaspadai 18 Kecamatan Rawan Potensi Bencana Alam, Ini yang Dilakukan

BPBD Kabupaten Mojokerto menyebut daerah rawan bencana alam tersebar di 18 titik kecamatan, lima kelurahan dan 299 desa.

BPBD Kabupaten Mojokerto Mewaspadai 18 Kecamatan Rawan Potensi Bencana Alam, Ini yang Dilakukan
Surabaya.tribunnews.com/Rorry Nurwawati
Banjir di Mojokerto 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Masyarakat perlu waspada cuaca ekstrem di awal tahun 2020 yang berpotensi mengakibatkan bencana alam di berbagai daerah di Mojokerto. BPBD Kabupaten Mojokerto menyebut daerah rawan bencana alam tersebar di 18 titik kecamatan, lima kelurahan dan 299 desa.

Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini, menjelaskan cuaca ekstrem diprediksi akan melanda wilayah Kabupaten Mojokerto mulai Desember 2019 sampai April 2020.

"Ada 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Diprediksi 13 kecamatan berpotensi rawan bencana banjir dan tanah longsor," ujar Zaini kepada wartawan, Jumat (3/1/2020).

Ia mengatakan adapun sembilan kecamatan yang rawan bencana alam banjir mulai dari Kecamatan Dawarblandong, Kemlagi, Puri, Sooko, Mojoanyar, Bangsal, Mojosari, Pungging dan Ngoro.

Sedangkan rawan bencana alam tanah longsor meliputi Kecamatan Pacet, Trawas, Ngoro, Gondang dan Jatirejo.

"Daerah rawan bencana alam angin kencang di Kecamatan Jetis, Dawarblandong, Kemlagi, Mojoanyar, Puri, Kutorejo dan Sooko," ungkapnya.

Zaini mengungkapkan bencana banjir di kecamatan yaitu Dawarblandong dan Kemlagi disebabkan karena meluapnya Kali Lamong.

Selain itu, Kecamatan Mojoanyar, Mojosari, Bangsal, Puri, Pungging, dan Sooko diakibatkan sungai Sadar yang meluap.

Apalagi, setiap kali musim penghujan bencana banjir sudah terjadi dalam kurun waktu 15 tahun di daerah tersebut.

"Banjir juga disebabkan karena pendangkalan sungai adanya sampah rumah tangga apalagi nanti saat cuaca ekstrem seperti ini," jelasnya.

Ditambahkannya, BPBD Kabupaten Mojokerto telah melakukan mitigasi bencana sebagai antisipasi dini terhadap potensi bencana alam di wilayahnya.

Pihaknya juga mengeluarkan surat edaran dari Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi untuk seluruh Camat dan Kepala Desa terkait daerah rawan bencana alam.

"Kami mengimbau masyarakat supaya waspada terhadap daerah rawan bencana alam," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved