Breaking News:

Anies Baswedan Sanggah Menteri Basuki Soal Normalisasi Sungai Jadi Jalan Keluar Atasi Banjir Jakarta

Polemik kata naturalisasi untuk atasi banjir di Jakarta yang diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan muncul lagi saat ibu kota banjir.

kolase
Anies Baswedan Sanggah Menteri Basuki Soal Normalisasi Sungai sebagai Jalan Keluar Atasi Banjir 

SURYA.co.id | JAKARTA - Polemik kata naturalisasi untuk atasi banjir di Jakarta yang diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan muncul lagi saat ibu kota dilanda banjir sejak Rabu (1/1/2020).

Namun, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menilai metode penanganan banjir normalisasi atau naturalisasi hanya sebuah istilah.

Intinya, sungai harus dilebarkan sehingga volume air yang dikirim dari hulu tidak tumpah melebihi batas tanggul sungai.

"Mau naturalisasi mau normalisasi sama semua. Sungai tetap butuh dilebarkan (supaya tidak banjir lagi)," kata Basuki di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020).

Banjir di sejumlah daerah Jakarta dan sekitarnya akibat debit air yang terlalu tinggi terlebih saat musim hujan.

“Pelebaran sungai supaya penampung air lebih banyak," papar Basuki.

Di sisi lain, Basuki menolak debat yang ditantang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait metode pengelolaan sungai.

"Saya tidak mau debat. Saya tidak dididik untuk debat," ucap Basuki lagi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo (kanan) saat meninjau pintu air Manggarai, Jakarta, Kamis (2/1/2020), untuk mengantisipasi banjir Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo (kanan) saat meninjau pintu air Manggarai, Jakarta, Kamis (2/1/2020), untuk mengantisipasi banjir Jakarta. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Sebagaimana diketahui, sebelumnya terjadi silang pendapat antara Menteri Basuki Hadimuljono dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penyebab banjir di Jakarta, usai diguyur hujan lebat belasan jam.

Dalam konferensi pers di kawasan Monas Rabu (2/1/2020), Basuki mengatakan dari total 33 kilometer panjang kali Ciliwung, baru 16 kilometer saja yang sudah dinormalisasi.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved