Gugur Ditembak KKB Papua, Sertu Miftachur Rohmat Sempat Bilang Kangen Keluarga, Berikut 4 Faktanya

Gugur Ditembak KKB Papua Saat mengambil logistik, Sertu Miftachur Rohmat Sempat Bilang Kangen Keluarga, Berikut 4 Faktanya

Kolase Dok. Warta Kota dan Tribun Jateng
Gugur Ditembak KKB Papua, Sertu Miftachur Rohmat Sempat Bilang Kangen Keluarga, Berikut 4 Faktanya 

SURYA.co.id - Sertu Anumerta Miftachur Rohmat, merupakan prajurit TNI yang gugur dalam baku tembak dengan KKB Papua di Kabupaten Keerom, Senin (30/12/2019)

Jenazah Sertu Anumerta Miftachur Rohmat sudah tiba di rumah duka di Demak, Jawa Tengah pada Selasa (31/12/2019) petang

Gerimis dan suasan haru menyelimuti rumah duka saat keluarga dan kerabat menyambut kedatangan jenazah.

Melansir dari tribun Jateng dalam artikel 'Gerimis Sambut Kedatangan Jenazah Sertu (Anm) Miftachur Rohmat Yang Gugur di Papua', berikut rangkuman fakta tentang Sertu Miftachur Rohmat prajurit TNI yang gugur ditembak KKB Papua

1. Kronologi

Kronologinya berawal saat korban bersama 8 rekannya yang bertugas di Pos Bewan Baru tengah dalam perjalanan mengambil logistik di Pos Kali Asih

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Satu Anggota TNI Gugur di Keerom Papua, Penjagaan di Perbatasan PNG Diperketat'

Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam, mereka dihadang oleh KKB Papua yang diduga pimpinan Jefrizon Pagawak di Kampung Bewan, Distrik Skopro, Kabupaten Keerom, Papua

Setelah terjadi baku tembak, Serda Miftachur Rohmat gugur karena mengalami luka tembak di bahu kiri tembus ke perut

Sedangkan Prada Juwandhy Ramadhan terkena luka tembak (rekoset) pada pelipis kanan dan pinggang kiri dinyatakan selamat.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved