Berita Madiun

Awal Tahun 2020, Kaji Mbing Mutasi 303 Pegawai di Lingkup Kabupaten Madiun

Sebulan sebelumnya, Kaji Mbing juga memutasi 141 pejabat dari mulai eselon II, III dan eselon IV.

Awal Tahun 2020, Kaji Mbing Mutasi 303 Pegawai di Lingkup Kabupaten Madiun
Humas Pemkab Madiun
Sebanyak 303 pejabat, mulai dari eselon II, III dan IV dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Madiun yang akrab disapa Kaji Mbing ini. 

SURYA.co.id | MADIUN - Untuk mencapai target pembangunan pada 2020 sesuai dengan visi misinya, Bupati Madiun Ahmad Dawami melakukan mutasi sejumlah pegawai di lingkup Kabupaten Madiun, Kamis (2/1/2020) pagi, di Pendapa Muda Graha Madiun.

Sebanyak 303 pejabat, mulai dari eselon II, III, dan IV dilantik dan diambil sumpahnya oleh bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini.

Untuk diketahui, sebulan sebelumnya, Kaji Mbing juga memutasi 141 pejabat dari mulai eselon II, III dan eselon IV.

Kepada wartawan, Kaji Mbing, mengatakan sebelum melakukan mutasi pegawai, selama setahun dirinya telah menginventarisir segala permasalahan yang ada di Kabupaten Madiun.

Dari hasil inventarisir itu, dilakukan pemetaan terhadap kebutuhan pegawai yang akan menjalankan program dan pembangunan sesuai dengan visi misinya.

"Pelantikan ini merupakan upaya memperkuat pondasi di seluruh elemen birokrasi sehingga semua target bisa tercapai yaitu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah," usai pelantikan.

Kaji Mbing, menuturkan jumlah pejabat yang dilantik kali ini cukup banyak karena ada sejumlah bidang di organisasi perangkat daerah (OPD) yang nomenklaturnya baru.

"Ada yang dilantik dengan jabatan yang sama. Ini karena nomenklaturnya baru. Ini karena ada SOTK yang baru. Jadi harus ada penyesuaian," ujarnya.

Dia menjelaskan, proses mutasi pejabat bukan berdasarkan kepentingan politik. Akan tetapi berdasarkan kebutuhan dan upaya meningkatkan pelayanan masyarakat.

"Seluruh ASN yang diberi tugas baru, harus siap. Tidak ada yang keberatan atas tugas baru yang diemban," kata Kaji Mbing.

Bupati juga berpesan kepada para pejabat agar tidak terjebak dalam 'kerja-kerja dokumentasi dan SPJ semata'. Dia meminta kepada para pegawai supaya bekerja secara profesional dan bertanggungjawab sesuai ketercapaian target.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Tontro Pahlawanto, menjelaskan, saat ini ada tiga OPD dengan nomenklatur baru. Di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.

"Dengan nomenklatur OPD baru itu tentu berdampak pada berubahnya sejumlah nomenklatur yang ada di bawahnya, setingkat kepala bidang maupun kasi," imbuhnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved