Mahasiswi Sidoarjo Dibunuh

5 Fakta Mayat Mahasiswi di Sidoarjo, Ditemukan di Lahan Kosong, Sosok Pembunuh & Teman Dekat

5 Fakta Mayat Mahasiswi di Sidoarjo, Ditemukan di Lahan Kosong, Sosok Pembunuh & Teman Dekat

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Ilustrasi & Surya/M Taufik
5 Fakta Mayat Mahasiswi di Sidoarjo, Ditemukan di Lahan Kosong, Sosok Pembunuh & Teman Dekat 

SURYA.co.id - Penemuan mayat mahasiswa di Sidoarjo sempat bikin geger.

Mayat tersebut adalah Lina Indiani Losepta, 18 tahun, mahasiswi Akper Kerta Cendekia Sidoarjo, asal Maluku Utara.

Mayat Lina ditemukan di lahan kosong dalam kondisi telanjang.

Belakangan kasus ini sedikit demi sedikit terungkap. Mulai identitas korban, hingga pelaku pembunuhan yang merupakan teman dekat Lina.

Berikut 5 fakta Penemuan Mayat Mahasiswi di Sidoarjo, Ditemukan di Lahan Kosong, Pembunuh Cewe & Teman Dekat;

1. Mayat Mahasiswa Ditemukan di Lahan Kosong

Sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan tergeletak di lahan kosong Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Kota Sidoarjo, Selasa (31/12/2019).

Polisi saat mengevakuasi mahasiswi korban pembunuhan yang ditemukan di Lahan kosong di Lingkar Timur Sidoarjo
Polisi saat mengevakuasi mahasiswi korban pembunuhan yang ditemukan di Lahan kosong di Lingkar Timur Sidoarjo (surya.co.id/m taufik)

Saat ditemukan, kondisi jenazah perempuan yang tergeletak di lahan kosong kawasan industri dan pergudangan Safe N Lock itu sudah membusuk.

Diduga korban sudah meninggal dunia lebih dari dua hari.

"Wajahnya sudah seperti sulit dikenali," kata Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Supiyan.

Pertama yang menemukan jenazah ini adalah Budiono, warga Gebang, Sidoarjo.

Saat hendak mencari rumput, dia mencium bau tidak sedap dan ternyata ada mayat tergeletak di sana.

Penemuan itu kemudian disampaikan ke warga lain dan dilanjutkan laporan ke pihak kepolisian.

2. Polisi Olah TKP

Tim inavis Polresta Sidoarjo dan petugas Reskrim pun datang ke lokasi kejadian.

Dari lokasi, petugas menemukan sejumlah petunjuk. Tak jauh dari penemuan jasad korban, ditemukan sweater warna hitam, celana panjang olahraga serta sejumlah pakaian dalam yang diduga milik korban.

Sejumlah barang bukti ditemukan polisi di dekat lokasi penemuan jenazah seorang perempuan di Sidoarjo.
Sejumlah barang bukti ditemukan polisi di dekat lokasi penemuan jenazah seorang perempuan di Sidoarjo. (surya.co.id/m taufik)

Atas petunjuk itu, pihak Kepolisian Polresta Sidoarjo masih melakukan proses penyelidikan dan penyidikan mendalam terkait adanya temuan ini. Kuat dugaan korban meninggal karena dibunuh.

"Info dan bahan keterangan semuanya nanti dikumpulin. Ini untuk mengetahui siapa korban dan pelakunya," jelas polisi dengan satu melati dipundaknya itu.

Setelah diperiksa di lokasi, jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan Autopsi.

Ini untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.

3. Identitas Korban

Di sisi lain, dari informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui seorang mahasiswa berusia 18 tahun.

Namanya Lina, asal Maluku yang ngekos di Sidoarjo.

Kabarnya, pihak keluarga sudah datang ke rumah sakit untuk melihat jenazah korban.

Namun, polisi mengaku masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini.

"Sabar, petugas masih melakukan penyelidikan. Semoga dalam waktu dekat semua bisa terungkap," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat ditanya wartawan.

Tim Satreskrim Polresta Sidoarjo belakangan memperoleh hasil bahwa mayat tersebut bernama Lina Indiani Losepta, 18 tahun, mahasiswi Akper Kerta Cendekia Sidoarjo, asal Maluku Utara.

4. Pembunuh Ditangkap

Mayat perempuan yang tergeletak di lahan kosong Desa Rangkah Kidul ternyata korban pembunuhan.

Wanita yang ditemukan tewas tanpa busana di dekat kompleks pergudangan Safe n lock, jalan Lingkar Timur Sidoarjo itu tewas di tangan perempuan temannya sendiri.

"Sudah terungkap. Pelakunya juga sudah ditangkap," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Rabu (1/1/2020).

Pelaku pembunuhan itu adalah seorang perempuan berinisial M, teman kuliah korban.

Dia ditangkap polisi di Sepande, Sidoarjo.

Diceritakan petunjuk terhadap kasus ini didapat polisi setelah melakukan identifikasi terhadap korban.

Melalui keterangan dari saksi yang juga pemilik kos korban, pada 28 Desember 2019 siang Lina dijemput teman parempuannya dengan mengendarai mobil.

"Sejak itu keterangan dari pemilik kos Lina dan temannya tersebut tidak kembali lagi," urai kapolres.

Kemudian, esok harinya pada 29 Desember 2019, keluarga Lina melapor ke Polresta Sidoarjo terkait hilangnya yang bersangkutan.

Setelah itu pada 31 Desember 2019 polisi menerima laporan terkait penemuan mayat di kawasan pergudangan Lingkar Timur Sidoarjo.

Dari hasil identifikasi dan kecocokan ciri-ciri khusus oleh pihak keluarga, ternyata benar bahwa mayat tersebut adalah Lina Indiani Losepta.

Dari informasi yang sudah diperoleh, semua mengarah kepada teman korban berinisial M.

Dan akhirnya polisi pun menangkap mahasiswi tersebut.

5. Pelaku Sakit Hati

"Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah membunuh Lina karena sakit hati pada perkataan orang tuanya, yang menganggap ia pembohong dan pencuri,” ungkap Zain.

Kepada polisi, tersangka mengaku pada Sabtu (28/12/2019), dia dan korban pergi ke Bangil untuk ambil laptop milik korban.

Tapi sampai Bangil tidak jadi mengambil laptop, hanya berkeliling kota saja. Kemudian balik ke Sidoarjo. Menuju ke Kahuripan Nirwana.

Di sinilah peristiwa pembunuhan terjadi.

Saat korban minta diantarkan pulang ke kos, si pelaku tidak mau dan malah mencekik leher korban hingga meninggal.

Mengetahui temannya, Lina tak bernyawa lagi, M pun panik dan membuang jasad Lina ke semak-semak kawasan pergudangan di Lingkar Timur Sidoarjo.

Sebelum membuang mayat temannya, pelaku melucuti pakaian yang dikenakan korban dan membuang ponsel milik korban. Seolah ingin menghilangkan jejak.

Tapi polisi berhasil mengidentifikasi mahasiswi itu, dan sekarang harus meringkuk di dalam penjara karena tega membunuh temannya sendiri.

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved