Breaking News:

Berita Tulungagung

Baru 31,36 Persen Tanah di Tulungagung Bersertifikat, Kantor Pertanahan Kejar Target 2025

Dari 642.930 bidang tanah yang terdata dan punya pipil pajak di Tulungagung, baru 201.634 bidang yang sudah tersertifikasi, atau sekitar 31,36 persen.

SURYA.co.id/David Yohanes
Petugas Kantor Pertanahan dibantu panitia desa memeriksa berkas pengajuan PTSL. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dari 642.930 bidang tanah yang terdata dan punya pipil pajak, baru 201.634 bidang yang sudah tersertifikasi, atau sekitar 31,36 persen.

Sementara Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung menargetkan, tahun 2025 seluruh bidang tanah sudah tersertifikasi seluruhnya.

Karena itu Kantor Pertanahan terus menggenjot sertifikasi kolektif melalui program Pendataan Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sejak tahun 2016, ada sekitar 121.000 sertifikat tanah yang diterbitkan lewat PTSL di Tulungagung.

“Selama tahun 2019 ini Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung telah menyelesaikan 98,5 persen sertifikat dari yang ditargetkan,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung, Eko Jauhari, Kamis (31/12/2019).

Sebelumnya Kantor Pertanahan Tulungagung dibebani target pengkuran 41.000, kemudian ada tambahan optimalisasi sebanyak 2000.

Dari target 43.000 pengkuran ini berhasil diselesaikan 44.457 bidang tanah yang sudah diukur, atau 103 persen.

Diakui Eko, masih ada kendala yang menghambat pencapaian sertifikasi 100 persen lewat PTSL.

Faktor itu salah satunya karena banyak warga yang menjadi buruh migran (TKI/TKW), sehingga tidak bisa mendaftar PTSL.

“Tapi ada juga yang memang tidak mau daftar PTSL, atau tanahnya belum dibagi waris. Mereka menolak melakukan sertifikasi atas nama bersama,” sambung Eko.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved