Breaking News:

Berita Trenggalek

Respons Pemkab Trenggalek terkait Plengsengan Ambrol di Desa Sumberdadi

Panjang plengsengan tersebut sepanjang sekitar 27 meter lokasinya tepat dipinggir jalan penghubung desa.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Parmin
surya.co.id/aflahul abidin
Kondisi plengsengan yang ambrol Desa Sumberdadi, Kecamatan Trenggalek. 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Joko Widodo enggan berkomentar terkait Tembok Penahan Jalan (TPJ) atau plengsengan yang ambrol di Desa Sumberdadi, Kecamatan Trenggalek.

Saat ditemui, Senin (30/12/2019), Joko tak memberi jawaban.

"Mohon maaf, saya belum bisa komentar saja. Besok saja," kata Joko, singkat.

Informasi yang himpun Surya.co.id, plengsengan yang ambrol itu baru selesai dibangun pada awal Desember ini.

Panjang plengsengan tersebut sepanjang sekitar 27 meter lokasinya tepat dipinggir jalan penghubung desa.

Plengsengan ambrol ke dalam daerah aliran sungai sedalam 9 meter.

Akibatnya, kini jalan cuma bersinggungan dengan plengsengan tanpa penahan jalan.

Agar tak membahayakan pengguna jalan, dipasang pembatas tali di area ambil sisi jalan.

Sebelumnya, Kepala Desa Sumberdadi, Munawar, mengatakan, plengsengan itu ambles bersamaan dengan hujan.

Tapi, ia menganggap, longsornya plengsengan bukan karena longsor atau bencana alam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved