Breaking News:

Berita Trenggalek

Update Terbaru Peristiwa Tanah Retak Trenggalek, Pemkab akan Bantu Rehabilitasi 16 Rumah yang Rusak

Sebanyak 16 bangunan di Desa Melis, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek terdampak tanah retak

surya.co.id/aflahul abidin
Tanah retak di Desa Melis, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, Jumat (27/12/2019). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Sebanyak 16 bangunan di Desa Melis, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek terdampak tanah retak. Itu merupakan hasil inventarisasi dari pemkab setelah sebelumnya diinfokan enam bangunan terdampak.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin datang ke lokasi tanah retak, Sabtu (28/12/2019). Ia mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat akan memetakan potensi sebagai langkah antisipasi ke depan.

"Dalam jangka waktu dekat, kami tutup semua bongkahan untuk mengantisipasi bongkahan yang lebih besar karena air bisa masuk ke dalam. Lalu, langkah kedua, kami bantu rehabilitasi untuk rumah-rumah yang rusak parah, khususnya yang punya resiko tinggi jika masih dihuni," kata Mas Ipin.

Bangunan yang terdata rusak, yakni 14 rumah, satu masjid, dan satu bangunan sekolah dasar.

Tak cuma itu, retakan di rumah Paini juga bertambah lebar.

Rumah ini sebelumnya terdampak paling parah hingga tak dihuni pemiliknya.

Bagunan yang terdampak itu berada di RT/RW 14/07 Dusun Jugang, dan RT/RW 09/04 Dusun Ngringin.

Pemetaan, kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, untuk mencegah bahaya potensi retakan tanah.

"Menurut yang kami lihat ini, retakan sejajar dengan garis sungai. Mungkin sungai itu nanti butuh pengerasan agar tidak terjadi sliding terus menerus," kata Mas Ipin.

Pemkab juga berencana untuk menjalankan pemetaan lewat citra udara untuk menelusuri jalur retakan dan jalur sungai.

"Kita akan lihat beberapa hari ke depan, kalau curah hujannya sama seperti yang kemarin, apakah masih ada tambahan jalur retakan lagi," ujarnya.

Mas Ipin juga mengimbau agar warga waspada, namun tak terlalu khawatir.

Retakan tanah yang terjadi disebut masih dalam katogeri wajar.

Ia mencontohkan, keretakan tanah di daerah Kecamatan Panggul yang kondisinya jauh lebih parah ketimbang yang terjadi di Desa Melis itu.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved