Berita Jember

Gedung DPRD Jember Tiba-Tiba Bocor saat Paripurna Hak Interplasi Bupati Faida

Gedung DPRD Jember bocor, Jumat 927/12/2019). Kebocoran terjadi di beberapa tempat.

sri wahyunik/surya
Petugas kebersihan membersihkan tetesan air akibat gedung DPRD Jember bocor, Jumat (27/12/2019) 

SURYA.co.id | JEMBER - Gedung DPRD Jember bocor, Jumat 927/12/2019). Kebocoran terjadi di beberapa tempat.

Tempat yang bocor itu antara lain ruangan Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, dan ruang sidang paripurna DPRD. Dari pantauan Surya, saat anggota dewan menggelar rapat sidang paripurna, Jumat (27/12/2019), air menetes di depan pojok kiri pimpinan dewan.

Terlibat tetesan air itu dari plafon di atasnya. Tetesan itu cukup deras karena Jember sedang dilanda hujan saat anggota dewan menggelar rapat paripurna.

Saat paripurna diskorsing, beberapa tenaga kebersihan mengepel genangan air tersebut.

Kebocoran gedung dewan mendapat sentilan dari anggota dewan.

Apalagi paripurna itu beragendakan jawaban Bupati Jember atas pertanyaan anggota dewan melalui Hak Interpelasi.

Tetapi Bupati Jember Faida tidak hadir.

Tak pelak, ketidakhadiran bupati dan kebocoran gedung dewan menjadi sentilan dan bahasan anggota dewan.

"Bupati tidak datang karena ada agenda lain, katanya. Sedangkan gedung dewan bocor. Mungkin biaya perbaikannya sama dengan biaya makan dan minum kegiatan kongres yang diikuti bupati," ujar Juru Bicara Fraksi PKS Nur Hasan.

Sentilan Nur Hasan mendapat tepukan tangan dari koleganya.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengakui ruangannya juga bocor.

"Sudah sejak dua hari lalu bocor. Kan hujan deras terus. Hari ini juga bocor," ujarnya.

Kebocoran terjadi di area kursi tamu di ruangan Halim.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved