Pilwali Surabaya 2020

Tepat di Hari Ibu, 38 Komunitas Relawan Deklarasi Dukung Ning Lia pada Pilwali Surabaya 2020

Koordinator Baguss (Barisan Gus dan Santri) Surabaya, Yusuf, yakin Ning Lia adalah sosok yang paling layak menggantikan Wali Kota Surabaya, Risma

ist
Perwakilan 38 Komunitas Relawan yang bergabung dalam acara Temu Relawan Surabaya (TERAS) sepakat mengusung Lia Istifhama (Ning Lia) sebagai Cawali Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Bertepatan dengan Hari Ibu, Minggu (22/12/2019) malam, 38 komunitas relawan yang bergabung dalam acara Temu Relawan Surabaya (TERAS) sepakat mengusung Lia Istifhama (Ning Lia) sebagai Cawali Surabaya.

Koordinator Baguss (Barisan Gus dan Santri) Surabaya, Yusuf, yakin Ning Lia adalah sosok yang paling layak menggantikan  Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

"Ning Lia sosok ibu yang paling tepat. Muda tapi keibuan. Ini pertama dalam sejarah, 38 komunitas relawan berkumpuk untuk mendeklarasikan dukungan pada seorang bacawali, yaitu Ning Lia," ucapnya saat ditemui di sela-sela deklarasi yang diselenggarakan di Quds Royal Hotel, Surabaya.

Sudarmanto dari relawan Surabaya Ceria sangat yakin potensi Ning Lia menjadi pertimbangan penting untuk meraih kemenangan di Surabaya.

Dan partai politik termasuk PDI Perjuangan melihat Ning Lia sebagai calon yang sangat potensial untuk meraih kemenangan.

"PDIP basis kuat di Surabaya, tapi figur yang cerdas, energik, religius, integritas, dan amanah, sangat penting. Pilihan kami ya sosok ibu muda ini, karena bukan hanya sosok yang CERIA, tapi sangay merakyat," ucapnya.

Mendapatkan dukungan dari para relawan Ning Lia mengaku bersyukur.

Putri dari mantan komandan Banser Jatim KH Masykur Hasyim ini menganggap mereka bukan hanya sekadar relawan tapi juga keluarga, sahabat, dan teman.

"Inilah jawaban dari doa, bahwa kita semua tentunya selalu ingin berada di sekitar orang-orang yang menyayangi kita. Saya juga bersyukur pernah disebut cawali bonek, dianggap dari kalangan biasa. Justru, kesederhanaan, yang biasa itu, maka itulah yang memunculkan kebersamaan," tegas Ning Lia

Lebih lanjut, Ning Lia juga berharap momen deklarasi dukungan yang bersamaan dengan hari ibu ini bisa selalu mengingatkan dirinya dan juga para relawan untuk selalu menaruh hormat kepada orang tua terutama ibu.

"Tidak ada bayi yang bisa merangkak tanpa peran ibu, orang tua, dan keluarga. Pun kita semua yang kemudian bisa berjalan dan meraih cita-cita, itu semua tak lepas dari segala peran keluarga di masa kecil kita,"  jelas Ning Lia.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved