Berita Lamongan

Apes, Pasutri Asal Surabaya Naik Toyota Fortuner Kulakan Arak di Tuban, Ditangkap Polisi di Lamongan

Pasutri asal Gubeng Kertajaya, Surabaya, kedapatan membawa miras jenis arak sebanyak 240 botol, yang dikemas dalam 20 karton.

SURYA.co.id/Hanif Manshuri
Anggota Polsek Deket saat memeriksa mobil Toyota Fortuner dan miras bawaan tersangka pasangan suami istri dari Gubeng Kertajaya, Surabaya, Senin (23/12/2019) . 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan akan jatuh juga. Barangkali itu peribahasa yang tepat disandangkan pada pasangan suami istri (Pasutri), warga Gubeng Kertajaya, Kelurahan Gubeng, Kecamatan Gubeng, Surabaya ini.

Meski sudah mencoba mengelabui petugas dengan membawa mobil pribadi Toyota Fortuner untuk mengangkut ratusan botol berisi miras jenis arak, ulahnya tetap berhasil diendus polisi.

Saat melintas Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Lamongan, pasutri ini dihadang kemudian diamankan ke Polsek Deket, Minggu (22/12/2019) pukul 20.21 WIB.

Pengemudi mobil itu itu adalah Moedjoko (47) bersama istrinya, Yuni Fatmawati sedang mengangkut arak sebanyak 240 botol yang dikemas dalam 20 karton.

Perjalanan pasutri yang hendak membawa miras itu ke Surabaya terpaksa harus terhenti di Lamongan.

Anggota piket Polsek Deket mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan melintas mobil Toyota Fortuner warna hitam nopol L 1485 BN dari arah utara ke selatan menuju ke simpang tiga Dusun Nginjen, Desa Pandanpancur, mengangkut miras jenis arak .

"Mendapati laporan itu, anggota kami tancap gas melakukan penghadangan di simpang tiga Nginjen," kata Kapolsek Deket, AKP Sunaryo Putro kepada Surya.co.id, Senin (23/12/2019).

Tidak berselang lama, dari arah utara melaju mobil Toyota Fortuner yang dilaporkan.

Saat dihadang dan dihentikan, sang pengemudi tak lagi bisa menghindari para petugas.

Kemudian, dua anggota Polsek Deket meminta ijin untuk menggeledah barang apa yang sedang diangkut.

Saat dilakukan penggeledahan di dalam mobil, terdapat miras jenis arak sebanyak 20 kardus yang berisi 240 botol miras.

Menurut pengakuan tersangka Moedjoko, arak diangkutnya itu baru saja ia beli dari Tuban.

"Pengakuannya jelas dari Tuban dan akan di jual sendiri di Surabaya," kata Sunaryo.

Pengemudi, barang bukti dan saksi Yuni Fatmawati dibawa ke Polsek Deket untuk diperiksa.

"Tersangka dan barang bukti (BB) kita serahkan ke Sat Sabhara Polres Lamongan untuk sidang tipiring," katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved