DPRD Surabaya

Setiap Kelurahan Ketiban Dana Rp 3,5 M: DPRD Surabaya Awasi Penggunaan Dana Kelurahan Rp 573 Miliar

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono (baju batik putih) meninjau pelaksanaan proyek paving yang didanai APBD Kota Surabaya di Kelurahan.

surya.co.id/nuraini faiq
KELURAHAN - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono (baju batik putih) meninjau pelaksanaan proyek paving yang didanai APBD Kota Surabaya di Kelurahan Mulyorejo, Kamis (19/12) lalu. 

“Jalan kami menjadi lebih rapi. Tapi, yang harus dibenahi berikutnya adalah saluran air supaya tidak banjir nantinya,” saut warga yang lain.

Jalanan di kampung itu sempit di kawasan padat penduduk. Rumah-rumah kecil berderet dan berhimpitan.

Kampung Mulyorejo Tengah Gang 1 merupakan salah satu dari sekian banyak kampung yang telah bertahun-tahun antre pembangunan. Kampung itu dihuni oleh mayoritas warga asli kelahiran Mulyorejo.

Kini, kue pembangunan bisa lebih direncanakan secara merata di Kota Surabaya.

Melalui Dana Kelurahan, yang mulai dijalankan dalam APBD tahun 2020.

DPRD Kota Surabaya dan Wali Kota Tri Rismaharini telah mengalokasikan Rp 573 miliar untuk Dana Kelurahan.

Dana sebesar itu dibagi 154 kelurahan di Kota Surabaya.

“Diperkirakan pagu anggaran pembangunan tiap-tiap kelurahan antara Rp 3,5 sampai Rp 4 miliar untuk tahun 2020. Pagu anggaran itu bisa didistribusikan ke masing-masing RW secara merata,” kata Awi, panggilan akrab Adi Sutarwijono.

Terobosan Jokowi
Dana kelurahan merupakan terobosan kebijakan dari Presiden Jokowi. Melalui Peraturan Pemerintah No 17/2018, Jokowi memerintahkan Dana Kelurahan dialokasikan 5 persen dari APBD.

Perintah itu ditindaklanjuti oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri No 130/2018, yang memerinci penggunaan dana kelurahan.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved