Pilwali Surabaya 2020

Peringati Hari Ibu, Cak Hariyanto Bareng Peradi Surabaya Gelar Pekan Olahraga Tradisional

Peringatan ini digelar dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Wanita (POW) yang diikuti sejumlah ibu-ibu di Surabaya.

Peringati Hari Ibu, Cak Hariyanto Bareng Peradi Surabaya Gelar Pekan Olahraga Tradisional
surya.co.id/bobby kolloway
Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya memperingati Hari Ibu, (22/12/2019) dengan menggelar pekan Olahraga Wanita (POW) yang diikuti oleh sejumlah ibu-ibu di Surabaya yang juga dihadiri Ketua Peradi Surabaya, Hariyanto. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Surabaya memperingati Hari Ibu, Minggu (22/12/2019) di Surabaya.

Peringatan ini digelar dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Wanita (POW) yang diikuti sejumlah ibu-ibu di Surabaya.

Berlangsung pagi hari, acara ini mempertandingkan berbagai permainan tradisional.

Ketua Peradi Surabaya, Hariyanto yang membuka acara ini menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap ibu-ibu serta permainan tradisional sebagai warisan budaya.

"Acara ini merupakan kegiatan olahraga tradisional yang terdiri dari balap karung, gobak sodor, egrang dari batok, dan balap trompah," kata pria yang akrab disapa Cak Har tersebut.

Pada momentum perayaan yang juga rangkaian dari kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Peradi tersebut, sebanyak 320 peserta hadir yang merupakan ibu-ibu dari usia 25-45 tahun.

Melalui momentun hari Ibu, Cak Har menjelaskan pihaknya mengajak masyarakat untuk selalu mengingat jasa ibu.

Cak Har mengingatkan, keberhasilan setiap orang tak lepas dari jasa Ibu.

"Kami juga ingin mengenang jasa ibu. Di tangan ibu, lahir pemimpin hebat, generasi hebat," kata Cak Har Pria yang juga Bakal Calon Wali Kota Surabaya ini.

Selain itu, permainan tradisional juga mengingatkan pada filosofi kebersamaan dan gotong royong.

"Acara ini juga sekaligus mengingatkan filosofi sportifitas, sekaligus mengedepankan spirit kerjasama," katanya.

Acara ini juga sebagai bentuk melestarikan budaya.

"Olahraga tradisional tidak kalah hebat dengan olahraga profesional. Memang ini sifatnya tradisional yang biasanya untuk bersenang-senang dan dilksanakan even tertentu," katanya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved