Pasar Smartphone Terus Bertumbuh, Apollo Investasi Toko Mandiri di Kawasan Surabaya Barat

"Selain ke outlet atau brand store yang dibawah Apollo yang rata-rata ada di dalam mal, banyak juga konsumen yang datang ke mal khusus ke kami,"

Pasar Smartphone Terus Bertumbuh, Apollo Investasi Toko Mandiri di Kawasan Surabaya Barat
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Irwan Hariyanto (tengah), owner Apollo Gadget, saat peresmian toko di kawasan Jalan Raya Menganti, Wiyung, Surabaya Barat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Identik dengan membuka toko atau outlet di mal, Apollo gadget store ternyata juga mengembangkan jaringan tokonya secara standing alone atau mandiri.

Jelang akhir tahun ini, Apollo meresmikan toko mandiri di kawasan Jalan Raya Wiyung.

Irwan Hariyanto, owner Apollo Gadget, mengatakan, pihaknya memiliki konsumen yang bermacam-macam.

"Selain ke outlet atau brand store yang dibawah Apollo yang rata-rata ada di dalam mal, banyak juga konsumen yang datang ke mal khusus ke kami. Nah, ada saran dan permintaan untuk buka toko yang tidak masuk mal, dan inilah yang kami berikan," kata Irwan, Sabtu (21/12/2019).

Kehadiran outlet atau toko Apollo Gadget di kawasan Jalan Raya Menganti, Wiyung, tersebut juga mendapat dukungan dari brand-brand smartphone.

Diakui Irwan, hal itu sama dengan Apollo yang ada di mal. Seperti di WTC, Plaza Marina, Royal Plaza, Tunjungan Plaza, Pakuwon Mal, Galaxy Mal dan lainnya.

"Kalau di Surabaya Barat memang sudah ada di Pakuwon Mall, tapi yang tidak masuk mal, ya ini sebagai store Apollo yang ke-26," ungkap Irwan.

Peresmian toko secara seremonial telah dilakukan sejak 12 Desember 2019 lalu.

Sementara itu, jelang akhir tahun, pasar penjualan smartphone dan aksesorisnya semakin meningkat. Tahun ini, Irwan memprediksi akan tumbuh 10 persen.

Hal itu juga didorong banyaknya kemudahan bagi konsumen dalam membeli smartphone baru.

"Diantaranya program trade in atau tukar tambah yang memudahkan orang mendapatkan smartphone baru tanpa menyimpan smartphone lama. Karena smartphone lama ada nilainya yang bisa jadi uang muka. Kemudian adanya cicilan pakai kartu kredit bank, atau jasa lembaga pembiayaan," jelas Irwan.

Di tahun 2020, Irwan juga memprediksi penjualan smartphone juga akan bertambah. Hal itu berdasarkan semangat dari brand-brand yang sudah memberikan bocoran akan meluncurkan seri - seri baru di tahun 2020 mendatang.

"Dengan teknologi yang lebih maju. Dan itulah yang menjadi daya tarik konsumen dalam membeli produk smartphone secara berulang," tandas Irwan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved