Breaking News:

Berita Surabaya

Gratis, Pengurusan Izin Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung di Surabaya

Pemkot Surabaya memastikan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di Surabaya tanpa dipungut biaya atau gratis.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Titis Jati Permata
surabaya.tribunnews.com/sri handi lestari
Ilustrasi apartemen 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya memastikan pengurusan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di Surabaya tanpa dipungut biaya atau gratis.

Kepala Bidang Tata Bangunan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Kota Surabaya, Lasidi mengatakan, hal itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Walikota Surabaya No 14 Tahun 2018, Tentang Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung.

"Di Pemkot tidak ada biaya," katanya.

Lasidi mengungkapkan, terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan oleh pemohon sebelum izin SLF itu diterbitkan.

Kata Lasidi, pertama pemohon datang ke UPTSA serta melampirkan berkas sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

"Kedua, DPRKP CKTR kemudian akan melakukan penelitian berkas-berkas yang diajukan," lanjutnya.

Jika bangunan gedung dengan luas lebih dari 2500 meter persegi, rumah susun atau apartemen, maka akan dilakukan pembahasan melalui rapat dengan beberapa OPD.

Selanjutnya akan dilakukan survey lokasi dan peninjauan di lapangan.

"Apabila sudah sesuai, selanjutnya OPD teknis memberikan rekomendasi Laik Fungsi. Setelah semua rekomendasi lengkap, SLF dapat diterbitkan dan pemohon dapat mengambil SK SLF beserta lampiran dokumennya," terang Lasidi.

Lasidi melanjutkan, jangka waktu pengurusan SLF itu bervariasi.

Misalnya untuk bangunan-bangunan besar seperti apartemen sekitar 25 hari kemudian untuk bangunan-bangunan kecil 15 hari.

"Kalau muncul biaya, mungkin itu orang luar (konsultan) yang mengurusi, tapi sebenarnya dikerjakan sendiri juga bisa," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved