Berita Surabaya

Mahasiswa ISTTS Buat Aplikasi Our Stylist, Mudahkan Antrean Online saat Cukur Rambut di Barbershop

Mahasiswa ISTTS Onggie Danny Susanto (22) menunjukan aplikasi Our Stylist. Aplikasi ini memudahkan seseorang untuk mencukur rambut di barbershop.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
sulvi soviana/surya
Mahasiswa ISTTS Onggie Danny Susanto (22) menunjukan aplikasi Our Stylist. Aplikasi ini memudahkan seseorang untuk mencukur rambut di barbershop. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Teknologi yang serba online dan instan membuat mahasiswa Manajemen Informatika Institut Sains Terapan dan Teknologi Surabaya (ISTTS) mendapat ide untuk membuat sistem online pada antrean barber shop atau tempat pangkas rambut.

Onggie Danny Susanto (22) sering menjumpai pelanggan barber shop yang mengantre terlalu lama akhirnya pergi begitu saja dengan perasaan tidak puas.

"Jadi saya buat laman yang bertujuan untuk mengelola antrian yang terjadi pada sebuah usaha khususnya pada barbershop. Dengan hadirnya website ini bisa menjadi sebuah solusi yang dapat meningkatkan produktivitas barbershop," ungkap pria kelahiran Nganjuk, 10 Agustus 1997 ini.

Alumnus SMKN 1 Surabaya ini, melalui pengelolaan antrean yang efisien menggunakan teknologi internet yang biasanya pelanggan harus manual datang dan antre secara manual.

"Karena website bisa diakses secara daring, maka antrean bisa diambil, dilihat dan dikelola secara daring di mana saja kapan saja selama tersambung dengan jaringan internet,"paparnya.

Dalam website ini juga tersedia pencatatan member bagi pelanggan dan terdapat laman khusus admin yang bertujuan untuk mengelola antrean barbershop.

"Pelanggan juga tidak perlu bingung memilih model rambut, karena website sudah menyediakan pilihan dan rekomendasi model rambut terbaik,"lanjutnya.

Pelanggan yang telah menjadi member mendapat beberapa keuntungan, yaitu dapat memilih stylist yang diinginkan pada saat mengambil antrean.

Member juga dapat memperoleh promo menarik dari barbershop.

"Pelanggan yang telah mengambil nomor antrian akan mendapatkan notifikasi berupa pesan singkat tentang informasi antrian,"jelasnya.

Dalam proses pembuatan website pada Tugas Akhir ini, metode pengembangan yang digunakannya adalah metode Waterfall dan diimplementasikan dengan Bahasa pemrograman sebagai sistem basis data dan manajemen API (Application programming interface).

"Dengan adanya Tugas Akhir ini mempermudah proses pengelolaan data , serta notifikasi antrean sehingga jumlah antrian bisa di kelola secara teratur, pelanggan tidak bingung memilih model rambut, membantu pelanggan mengetahui info barbershop dan stylist dan otomatis menambah tingkat kepuasan pelanggan,"pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved