Berita Malang Raya

Polisi Ciduk Muncikari Asal Malang. Sekali Transaksi Dapat Rp 250 Ribu

“Kami awalnya mendapat informasi bahwa tersangka menyediakan jasa seks. Akhirnya kami pancing dan deal,” ujar Kapolresta Malang Kota

Polisi Ciduk Muncikari Asal Malang. Sekali Transaksi Dapat Rp 250 Ribu
suryamalang/aminatus sofya
Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata sedang menginterogasi Arik, pria yang ditangkap karena menjalankan praktik muncikari. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Polresta Malang Kota menangkap seorang yang menawarkan jasa seks komersial atau muncikari bernama Arik Dwi Wardana (36), warga Jalan Nakula, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Arik diringkus setelah bertransaksi dengan pelanggan.

“Kami awalnya mendapat informasi bahwa tersangka menyediakan jasa seks. Akhirnya kami pancing dan deal,” ujar Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata di Mapolresta Malang Kota, Kamis (19/12/2019).

Saat ditangkap, Arik baru saja beraksi dengan mendapat imbalan Rp 250 ribu. Informasi yang diterima polisi, tarif yang dipatok Arik sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta untuk sekali.

“Jadi tersangka ini habis transaksi di sebuah hotel S. Tarifnya Rp 1 juta. Imbalan untuk Rp 250 ribu,” ucapnya.

Polisi menyita barang bukti satu buah handphone dan kartu ATM. Atas ulahnya, Arik dijerat pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

“Kami jerat pasal 506 tentang pelacuran,” ujar Leo.

Ketika diinterogasi, Arik mengaku hanya membantu perempuan yang dia jual. Pria itu juga mengatakan baru pertama kali melakukan perbuatan ini.

“Saya cuman bantu saja pak. Si perempuan minta saya bantu karena ada tamu mau datang. Terus saya sambungkan,” kata Arik.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved