Grahadi

Beranda Grahadi

Emil Dardak Apresiasi Muhammadiyah Jadi Juara Tingkat Internasional

Emil Dardak: Sang Juara Muhammadiyah Jatim sangat membanggakan bagi Provinsi Jatim, apalagi mampu menorehkan prestasi di tingkat internasional

Emil Dardak Apresiasi Muhammadiyah Jadi Juara Tingkat Internasional
Humas Pemprov Jatim
Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak berfoto bersama para juara di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (18/12/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengapresiasi lembaga pendidikan Muhammadiyah yang telah mengukir prestasi hingga ke tingkat internasional. 

Salah satunya adalah SMA Muhammadiyah 10, Kabupaten Gresik, yang telah berhasil meraih juara Pencak Silat Internasional Championship di Banten, Lomba Fotografi tingkat Internasional, Honourable Mention dari Kedutaan Republik Cekoslowakia serta Special Award Seni Baca Alquran dalam ajang Muhammadiyah Educational Conference and Festival (ME Confest) 2019. Di samping itu, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya mampu meraih Gold Medal of Youth Championship ISSC di China. 

Mendengar prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan masyarakat mengapresiasi prestasi tersebut.  

"Sang Juara Muhammadiyah Jatim sangat membanggakan bagi Provinsi Jatim, apalagi mampu menorehkan prestasi di tingkat internasional," ujar Wagub Emil Dardak saat menerima para juara di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (18/12/2019) kemarin.

Masih menurut Emil Dardak, bahwa prestasi tersebut tidak hanya dikuasai oleh sekolah negeri saja. Tetapi, pendidikan swasta pun mampu menorehkan prestasi baru. 

“Ini yang membuat kita senang. Karena prestasi tidak hanya muncul di lembaga pendidikan negeri saja, tetapi lembaga pendidikan swasta menunjukkan bahwa berbagai elemen masyarakat juga tentunya sangat berperan dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa kita,” ujar mantan Bupati Trenggalek. 

Emil Dardak pun meminta kepada Sang Juara Muhammadiyah Jatim untuk terus meningkatkan prestasinya.

Mereka harus memiliki mental juara, yang artinya tidak berada pada zona nyaman. Tantangan ke depannya adalah untuk peningkatan prestasi. 

“Sang Juara Muhammadiyah Jatim harus tertantang untuk meningkatkan capaian prestasi, tidak ada kata cukup. Kalau hanya membanggakan piala kemarin, artinya tidak melakukan apa-apa,” pungkasnya.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved